Real Madrid keteteran meladeni tim promosi Sporting Gijon. Los Blancos hanya bermain imbang tanpa gol di pekan pertama La Liga, El Molinon, kemarin.
Pelatih El Real, Rafael Benitez meminta, timÂnya masih harus memperbaiki akurasi tembakan. Dia mengakui, Sporting menyulitkan timnya. Padahal, anak asuhnya tampil lebih dominan dalam segala aspek. Penguasaan bola tim tamu, bahkan mencapai 67 persen berbanding 33 persen milik tim tuan rumah.
"Saya tahu, Sporting akan menyulitkan kami. Kami harus cepat dan akurat," kata Benitez, seperti dikutip Sportmole.
Agresivitas Madrid juga terlihat dari jumlah tembakan yang mereka lepaskan di sepanjang pertandingan. Cristiano Ronaldo Cs tercatat melakukan 27 tembakan dalam 2X45 menit pertandingan. Namun dari upaya sebanyak itu, hanya delapan yang tepat mengarah ke gawang.
Hingga pertandingan usai, tidak ada upaya Madrid yang membuahkan hasil. Los Blancos pun harus puas pulang dengan raihan satu poin setelah hanya bermain imbang 0-0.
"Kami punya banyak tembakan tapi kami kurang akurasi. Di babak pertama, kami memberi Sporting peluang. Reaksi kami di babak kedua bagus. Kami menunjukkan karakter dan kepribaÂdian sebagai tim yang jelas mencari kemenangan. Kami hanya tidak cukup tepat sasaran," imbuh bekas pelatih Napoli ini.
Rasa kecewa juga diungkapkan Sergio Ramos. Semestinya Madrid bisa menang atas Sporting Gijon. Hasil membuat Madrid pun harus puas meraih satu poin dan menempati posisi ketujuh di papan kalsemen sementara. Sementara itu, Gijon di peringkat 10 dengan nilai yang sama.
"Belum ada kesimpulan apapun soal hasil ini. Apapun hasilnya, kalau tidak menang, bukanlah hal yang bagus. Kami berharap bisa mendapatÂkan tiga poin," sesalnya.
Bertandang ke markas Sporting Gijon, Los Blancos langsung tampil panas. Baru tiga menit berjalan, Madrid mendapatkan peluang lewat Ronaldo. Hanya saja sepakannya sedikit melebar ke kanan gawang. Di menit ke-12, gantian upaya Gareth Bale dari sudut sempit menyamping ke kiri.
Percobaan Marcelo dari luar kotak penalti masih melenceng. Begitu pula tembakan-temÂbakan dari Jese Rodriguez dan Isco. Sementara Gijon merespons dengan upaya Bernardo yang masih melambung.
Sepakan Isco di menit ke-26 lagi-lagi belum menemui sasaran karena melayang tipis di atas gawang. Berikutnya tendang Ronaldo diamankan kiper, sebagaimana peluang yang didapatkan Jese tak lama kemudian.
Gijon nyaris mencuri keunggulan di menit ke-36, saat sundulan Antonio Sanabria membentur mistar gawang. Selang semenit, giliran Nacho Cases memberikan bahaya untuk pertahanan Madrid. Hanya saja tendangannya melebar ke kanan. Tak ada lagi gol di sisa babak pertama.
Madrid langsung menekan di babak kedua. Sepakan Toni Kroos melambung, sedang upaya dari Isco dari luar kotak penalti diamankan oleh kiper. Gijon tak kalah mengancam. Sundulan Carlos Carmona cuma melebar tipis di sisi kiri gawang. Usaha Ronaldo belum menaklukkan kiper Ivan Pichu di menit ke-54. Upaya dari Bale di menit ke-61 juga masih melambung. Baru pada menit ke-63, Bale mencatatkan peluang on target usai menyambut umpan silang Isco dengan sundulan.
James Rodriguez turut menguji ketangguhan Pichu. Sepakannya dari sisi kanan di dalam kotak penalti ditahan kiper. Tekanan demi tekanan dilancarkan Madrid, namun belum berbuah hasil nyata. Termasuk tembakan Ronaldo pada menit ke-84 yang dihalau kiper. Upaya dari Modric dan Ronaldo di menit-menit akhir juga buntu. Tak ada gol tercipta di sisa waktu. ***