Berita

prof. tjipta lesmana/net

Prof. Tjipta: Yang Benar, Mungkin JK Mundur Kalau RR Tidak Dipecat

SENIN, 24 AGUSTUS 2015 | 21:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat politik Prof. Tjipta Lesmana meluruskan pemberitaan mengenai ancaman mundur dari Wapres Jusuf Kalla (JK). Tjipta merasa media tidak mengutip secara lengkap pernyataannya.

Tjipta mengatakan, yang benar dirinya menyampaikan mungkin saja JK mundur jika Jokowi tidak memecat Rizal Ramli (RR). Kesimpulan ini disampaikan Tjipta sebagai analisanya selaku pengamat, bukan karena mendengar ancaman tersebut diucapkan langsung oleh JK atau dari pihak lain yang mendengarnya.

"Hari Sabtu (22/8) lalu saya diundang diskusi polemik Sindo Radio, dikerubuti sekitar 30-an wartawan. Saya ditanya, ada kabar Pak JK menekan RR. Saya jawab memang sejak RR masuk JK gerah. Bisa saja JK minta Jokowi tegur RR, dan mungkin saja JK akan mundur kalau Jokowi tidak mencopot RR. Begitu yang saya katakan," kata Tjipta dalam talkshow di Inews TV, Senin (24/8) malam.


Tjipta mengatakan analisanya 'mungkin JK mundur' bukan tanpa maksud. Hal itu didasarkan pada reaksi JK menyikapi kritikan yang dilontarkan RR.

"RR lempar pernyataan pembelian 35 Airbus A350 dihentikan, JK langsung beraksi itu baru LoL (letter of content). Terkait pembangkit listrik 35 ribu megawatt juga JK spontan sebut RR belajar dulu dan jangan ngomong asal. Kok cepat begitu (JK bereaksi). Seribu persen saya percaya ada something, ada apa-apanya," paparnya.  

Analisa itu juga didasarkan atas adanya tarik ulur pada saat reshuffle dilakukan. Tjipta mengatakan dirinya punya informasi bahwa RR sudah dipanggil Presiden Jokowi dan diplot jadi Menko Perekonomian atau Menteri Keuangan. Tetapi karena ada pihak yang resisten, RR kemudian ditempatkan di posisi Menko Maritim. Meski tidak menyebut nama, pihak yang resisten yang dimaksud Tjipta tidak lain dan tidak bukan merujuk pada nama JK.

"Jadi saya katakan mungkin saja JK akan mundur kalau Jokowi tidak mencopot RR adalah analisa saya sebagai pengamat," tukas Tjipta yang mengaku berteman dekat dengan RR 13 tahun lamanya.[dem]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya