Berita

sos/net

OSO Stop Pidato karena Tak Disimak Bupati

SENIN, 24 AGUSTUS 2015 | 14:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang secara tiba-tiba menyudahi pidatonya di tengah jalan, saat menjadi keynote speaker pada Seminar Transmigrasi bertajuk "Peran Transmigrasi dalam Mendukung Kemandirian Pangan serta Reforma Agraria" di Hotel Arya Duta, Jakarta, Senin (24/8).

Alasannya, di tengah-tengah menyampaikan pidato, ada peserta yang tidak menyimak penyampaian Oesman.

"Pak Bupati stop dulu bicaranya. Kalau enggak saya yang stop saja," kata OSO sapaan akrab Oesman Sapta Odang dalam seminar yang turut dihadiri Menteri DPDTT Marwan Ja'far.


Sesudah kejadian itu, suasana jadi hening dan OSO melanjutkan pidatonya sedikit lagi, lalu ia menyudahi pidatonya itu.

"Ini (makalah) nanti bisa dibagikan atau dibacakan," tutup OSO dengan nada kesal.

Tidak diketahui persis bupati mana yang tidak menyimak pidato OSO tersebut. Namun, dalam seminar itu bupati yang hadir hanya ada tiga bupati, yaitu Bupati Maluku Utara, Bupati Kubu Raya, dan Bupati Mesuji. Sementara beberapa kabupaten hanya mengutus perwakilannya.

Awal sambutan, OSO memang sedikit kecewa, seminar penting yang yang diadakan Kementerian DPDTT hari ini tidak banyak dihadiri oleh kepala daerah. Apalagi, sambung OSO, seminar seperti ini semestinya juga mengundang Menteri Pertanian, Menteri PUPR, Menteri Agraria, dan Menteri Kehutanan.

"Saya tidak menyalahkan panitia. Ini cuma catatan saja ke depan," ungkapnya.

Pada penyampaian keynote speaker tersebut, OSO hanya sempat berpesan dua hal. Pertama mengenai pentingnya rasa nasionalisme. Dan kedua mengenai ego sektoral antar kementerian/lembaga harus dihilangkan.

"Memudarnya rasa nasionalisme akan membahayakan NKRI," tukasnya.[ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya