Berita

rohingya/net

Dunia

Malaysia Temukan Kuburan Masal di Perbatasan Thailand

MINGGU, 23 AGUSTUS 2015 | 17:43 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kuburan masal berisi 24 jasad ditemukan Kepolisian Malaysia di sebuah hutan. Mereka meyakini jasad tersebut merupakan korban dari perdagangan manusia di wilayah perbatasan Malaysia dengan Thailand.

Pasalnya, hutan lebat yang ada diperbatasan Malaysia dan Thailand menjadi lokasi transit para penyelundup yang menggunakan kapal dari Myanmar dan Bangladesh.

Sehingga, mereka yang kemudian menjadi imigran ilegal seringkali ditahan lantaran tidak dapat membayar tebusan di kamp-kamp penahanan. Menurut beberapa laporan, dikabarkan para korban kerapkali menerima penyiksaan dan dibiarkan kelaparan.


Berdasarkan berita yang dihimpun dari The Guardian, Kepolisian Diraja Malaysia menemukan sebanyak 24 mayat di daerah Bukit Wang Myanmar, yang masih berada di wilayah perbatasan Malaysia dan Thailand.

"Menyusul dari operasi awal, kami menemukan jasad imigran ilegal, 24 lebih jasad telah ditemukan dan digali," ujar Kepolisian Malaysia dalam sebuah pernyataan, Minggu (23/8).

Kepolisan Malaysia menambahkan bahwa jasad-jasad ini telah diserahkan ke tim medis. Namun, masih belum jelas apakah mayat yang ditemukan termasuk jasad imigran asal Rohingya, kelompok etnis minoritas di Myanmar, yang melarikan diri dari penganiayaan yang kerap terjadi di negara tersebut.

Pada Mei lalu, Pemerintah Thailand menghimbau para pedagang imigran ilegal untuk membuang ribuan imigran dengan menggunakan kapal reyot dan penuh sesak di perairan Asia Tenggara. Tindakan ini kemudian memicu krisis kemanusiaan regional, menyusul kapal berisi imigran ilegal tersebut mendarat di Malaysia dan Indonesia setelah diselamatkan oleh nelayan sekitar. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya