Berita

mpr/net

Rakyat Indonesia Diminta Bercermin Pada Tokoh Setyaki

MINGGU, 23 AGUSTUS 2015 | 10:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

MPR RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar pertunjukkan wayang kulit pada (Sabtu, 22/8) untuk masyarakat penggemar wayang yang ada di Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. Mereka, para pecinta wayang, tampak berduyun-duyun hampir memenuhi Alun Alun Karanganyar menyaksikan Ki Warseno Slenk memain lakon Banjaran Setyaki.

Pagelaran seni budaya sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kelompok Anggota DPD di MPR yang juga Ketua Badan Pengkajian MPR Dr. H. Bambang Sadono. Setelah sebelumnya diawali pertunjukan tari kolosal Sabdopalon Noyoginggong.

Peresmian pagelaran wayang ini ditandai penyerahan tokoh Setyaki kepada Ki Warseno Slenk, dalang asal Klaten, Jawa Tengah. "Kenapa lakon Setyaki kita pilih," tanya Bambang Sadono yang dijawab sendiri bahwa bagi para penggemar wayang tak pernah mendengar tokoh Setyaki ini berbuat masalah.


"Setyaki tak pernah nyolong perempuan, yang ada dengan kenegarawannya, dia mempertaruhkan jiwa membantu kakak iparnya, Prabu Kresna, dalam membela negara Dwarawati dari gempuran musuh," kata Bambang ketika menyerahkan tokoh wayang Setyaki kepada dalang, Ki Warseno Slenk sebagaimana rilis yang diterima dari MPR (Minggu, 23/8).

Bambang dalam sambutannya menjelaskan bahwa banyak keluhan yang menyebutkan Pancasila mulai dilupakan. Oleh karena itu, menurut Bambang, MPR mengambil peran menyosialisasikan Empat Pilar.

"Mudah-mudahan pemerintah nantinya mengambil alih peran ini," harap Bambang Sadono.

Bambang juga menjelaskan, sosialisasi Empat Pilar ini sengaja menggunakan media seni budaya, khususnya wayang. Kerena wayang, menurut Bambang, adalah kesenian yang lengkap dan masyarakat yang mendengarkan tidak bosan. Dan, Bambang mengakhiri sambutannya dengan membacakan puisi: "Ini Bari Indonesia."

Sementara Bupati Karanganyar Drs. H. Juliatmono dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi melalui wayang sangat strategis. Apalagi masyarakat Karanganyar sangat menyenangi kesenian wayang.

"Mudah-mudahan pagelaran wayang Empat Pilar ini membuat masyarakat Karanganyar semakin memahami Empat Pilar," ujar Juliatmono.[ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya