Berita

Jaksa Agung Pastikan Tak Akan Panggil Megawati di Kasus BPPN

JUMAT, 21 AGUSTUS 2015 | 17:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan tidak akan memeriksa Presiden Kelima RI yang juga Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait kasus dugaan korupsi penjualan hak tagih (cessie) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

"Ya enggaklah (sampai memanggil Megawati)," singkat dia menjawab pertanyaan wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 21/8).

Prasetyo menjelaskan, meski kasus itu berawal di era kepemimpinan Megawati, tidak otomatis membuat dia harus dimintai keterangan.


"Katakanlah, ada orang menikam dengan pakai pisau bikinan Jerman, masak minta keterangan Jerman sana. Atau misalnya, ada yang nabrak pakai motor Honda, apakah kita motor Honda juga ditanyakan? Enggaklah," terang bekas politisi NasDem itu menganalogikan.

Jaksa Agung HM Prasetyo sebelumnya mengungkapkan, pihaknya masih terus mendalami pihak-pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi penjualan hak tagih (cessie) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang diduga melibatkan PT Victoria Securities Indonesia (VSI).

Saat ditanya, apakah yang diduga terlibat itu ada pejabat negaranya. Lagi-lagi Prasetyo menjelaskan pihaknya masih mendalami. "Nanti kita dalami," tukas dia.

Sebagian kalangan meminta, Kejaksaan Agung harus menjadikan pengeledahan PT Victoria Securities Indonesia pekan lalu, untuk membuka tabir kongkalikong obral murah aset Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang memperkaya secara mendadak sejumlah orang di negeri ini. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya