Berita

fahri hamzah/net

Pesan Fahri Hamzah ke Prasetyo: Jangan Masuk Tol Tapi Tak Bisa Ngebut

JUMAT, 21 AGUSTUS 2015 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pertemuan Pimpinan DPR dan Pimpinan Komisi III dengan Jaksa Agung Agung HM. Prasetyo dilakukan tertutup di Ruang Pimpinan DPR, Lantai III Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 21/8).

Pimpinan DPR dan Pimpinan Komisi III yang hadir adalah Setya Novanto, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Aziz Syamsuddin dan Desmond J Mahesa. Sementara Jaksa Agung Prasetyo didampingi oleh pejabat teras Kejagung.

Sebelum rapat yang dipimpin Ketua DPR Setya Novanto itu dimulai, Fahri menyampaikan kata pengantar. Sebut politisi PKS itu, sesuai dengan kesepakan rapat dengan Presiden Jokowi dan Wapres JK di Istana Bogor beberapa waktu lalu, eksekutif dan legiaslatif termasuk penegak hukum harus bersama-sama bersinergi meyakinkan dan memberikan kepastian kepada masyarakat dalam menjalankan usahanya.


"Jangan sampai seperti masuk tol, tapi enggak bisa ngebut," sindirnya dengan tidak merinci apa maksudnya.

Presiden, lanjut Fahri, sangat konsen agar usaha-usaha pembangunan terus dijalankan dan digalakkan oleh pemerintah dan kalangan swasta. DPR sendiri, kata Fahri, banyak menerima aduan dan surat dari masyarakat terkait ketidaknyamanan mereka dalam menjalankan usahanya.

Jelas Fahri, upaya untuk mensinergikan ini tidak hanya dilakukan dengan Kejaksaan, tapi dengan penegak hukum lainnya, yakni Polri dan KPK. Dengan maksud, agar ada kepastian hukum di tengah-tengah masyarakat.

"Konsen umumnya seperti itu. Sehingga ini menjadi tugas bersama," tukasnya.

Dalam kata pengantar tersebut, Fahri Hamzah sama sekali tidak menyinggung spesifik soal tema pertemuan tersebut. Seperti dikaetahui, Seketariat Jenderal DPR mengeluarkan suarat agenda pertemuan adalah untuk mengklarifikasi terkait permasalah PT Victoria Securities Indonesia (VSI). [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya