Berita

fahri hamzah/net

Politik

TUJUH PROYEK DPR

Fahri Hamzah Ngaku Tak Tahu Soal Dana Rp 1 Triliun

KAMIS, 20 AGUSTUS 2015 | 10:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku tidak tahu soal usulan anggaran Rp 1,6 triliun untuk tujuh proyek pembangunan DPR.

"Enggak tahu, beneran terus terang saya enggak tahu. Itu angka-angka domainnya Sekretariat Jenderal DPR, sebagai penguasa dan pengguna anggaran. Kita kan ini sebagai hanya ngomong idenya saja," kata Ketua Tim Implementasi Reformasi yang mencetuskan ide tujuh proyek DPR ini, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 20/8).

Jelas Fahri, DPR kalau dilihat dari sejarahnya, tidak ada pembangunan, sementara lembaga-lembaga lain melakukan pembangunan.


"Dewan ini kalau kita lihat sejarahnya, tidak bisa tidak, harus dikembangkan. Dari tak punya staf di zaman orde baru, punya tujuh staf sekarang masa nggak ada perubahan set up?" paparnya.

"Dari, DPR di zaman otoriter menjadi DPR di zaman demokrasi tidak ada perubahan set up. Dari DPR yang tak punya ruang bagi publik, masak kita tidak punya ruangan set up," tambahnya.

Jelas Fahri, tujuh proyek yang akan dibangun nanti tidak hanya untuk anggota dewan, tapi jadikan tempat belajar masyarakat dan gedung untuk membaca.

"Masak kita nggak luaskan? Itu kan natural saja, kenapa takut dengan perubahan, nah itu idenya. Selanjutnya ya sudah teman-teman pengguna kuasa anggaran," ujarnya

"Jadi, kami itu loh cuma menegaskan sikap saja. Yang lain juga bikin gedung, tuh tinggi. KPK bikin gedung, komplek sendiri malah, BPK itu lihat dia malah bikin dua Tower, bahkan BPK DKI bikin gedung itu tinggi sekali. Kenapa kita dianggap ada yang aneh, ini mencurigakan kan?" tukas politisi PKS itu. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya