Berita

husni kamil manik/net

PILKADA SERENTAK 2015

KPU Komitmen Jamin Hak Politik Warga dalam Pilkada

SELASA, 18 AGUSTUS 2015 | 08:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kemerdekaan merupakan pintu gerbang keterjaminan hak-hak manusia, termasuk hak politik, memilih dan dipilih.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik, terkait peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI dengan agenda Pilkada Serentak 2015, kepada redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 18/8).

"Pemilu legislatif dan Pilpres 2014 membawa KPU dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Penegak Demokrasi Utama dari Negara. Ini baru pertama kali diberikan untuk bidang demokrasi. Penghargaan ini wujud apresiasi terhadap kinerja KPU," kata Husni.


Menurut Husni, hasil survei beberapa lembaga independen dan nirlaba menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menilai positif penyelenggaraan Pemilu 2014. Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) meneliti Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), dan nilainya 73,04. Nilai itu melampaui target RPJMN 2010-2014 yang dipatok 73,00, yang juga merupakan capaian tertinggi selama enam tahun (2009-2014) penghitungan IDI.

"Beberapa indikator yang mempengaruhi kenaikan poin tersebut, terletak pada indikator pelayanan pada terpenuhinya hak memilih dan dipilih," ujar Husni.

Pelayanan itu antara lain, tingkat akurasi data pemilih yang lebih valid, peningkatan akses pemilih disabilitas, serta penempatan kepengurusan dan pencalonan perempuan secara proporsional. Menurut Husni, pencapaian di atas dapat menjadi motivasi semua pihak untuk memanfaatkan momentum Pilkada tahun 2015 ini meningkatkan kembali kualitas penyelenggaraan pemilu yang demokratis

"Dan peringatan Kemerdekaan Indonesia yang ke-70 tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperteguh pilar demokrasi yang telah dijalankan selama ini, tidak hanya prosedural tapi dapat mewujudkan hal yang substansial. Dengan demikian peralihan kepemimpinan akan teratur dan menghasilkan sosok yang kompeten. Itulah sumbangsih Pilkada dalam merawat keutuhan NKRI," demikian Husni. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya