. Sepanjang Jalan Sudirman mulai dari Senayan hingga Bundaran HI Jakarta Pusat dijaga sekitar 1.000 aparat gabungan dari berbagai unsur yaitu TNI, Polri, dan Satpol PP. Ribuan personel itu dikerahkan untuk mengamankan Parade Tauhid yang melewati jalur hari bebas kendaraan.
Pengamanan dibagi di dua titik kumpul. Di kawasan Bundaran Senayan yang menjadi titik start parade dan Bundaran HI garis finish parade.
Kapolsek Menteng, Jakarta Pusat, Kompol Dedy Tabrani mengatakan, ada sekitar 432 personel gabungan yang berjaga di kawasan Bundaran HI. Mereka akan berjaga mulai di Dukuh Atas hingga Bundaran HI.
"Untuk pengamanan di kawasan Bundaran HI, ada sekitar 432 dari Polres Jakarta Pusat, Polres Tangerang Kota, Brimob, TNI, dan Satpol PP," ujar Dedy usai memimpin apel di Halaman Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (16/8).
Bukan hanya itu, untun mencegah peristiwa yang tidak diinginkan polisi menyiagakan sejumlah kendaraan taktis barracuda dan water canon.
"Ada sekitar tiga barracuda dan water canon dari Brimob. Tapi ini baru satu yang datang," ucap dia.
Dedy yang dalam penugasan ini menjadi Kepala Pengamanan Objek Bundaran HI berharap, pelaksanaan parade tauhid berjalan dengan aman dan terkendali. Ia berharap, pelaksanaan parade tidak mengganggu masyarakat yang mengikuti car free day.
"Kami berjaga untuk antisipasi itu (kemungkinan rusuh). Apalagi ini kan berbenturan dengan banyak massa car free day. Ya semoga aman," harap Dedy.
Sebgaimana diektahui, selain FPI, ada ratusan ormas lain yang bergabung di parade tersebut. Diantaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) majelis ta'lim as-syafiiyah, taruna muslim, laskar mujadihin dan ratusan ormas lain dari berbagai daerah di Indonesia. Rencananya mereka akan tiba di Bundaran HI dari Senayan menjelang siang.
[rus]