Berita

Spice Girls/net

Blitz

Spice Girls, Reunian Tanpa Victoria Beckham

SELASA, 11 AGUSTUS 2015 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Empat personel Spice Girls yakni Mel B, Geri Halliwell, Emma Bunton dan Mel C dikabarkan akan bersatu kem­bali dalam acara ulang tahun ke-20 debut single mereka Wannabe.

Jutaan penggemar pun ikut nostalgia, merasa bahagia den­gan berita kembalinya Spice Girls. Namun, kabar itu diban­tah Emma Bunton.

Menurut dia, rumor bahwa kelompok musik wanita tenar di era 1990 itu akan bersatu kembali untuk tur ulang tahun Spiece Girls ke-20 adalah palsu.


Menurut laporan The Sun, Geri Halliwell, Mel B, Mel C dan Bunton dikatakan mem­bentuk formasi baru pada 2016 tanpa Victoria Beckham. Ini, dibentuk untuk merayakan dua dekade berdirinya Spice Girls sejak rilis single perdana mereka, Wannabe.

"Jika terjadi sesuatu dan kami memutuskan sesuatu, saya akan memberitahu Anda, tapi tidak ada yang terjadi pada saat ini," kata Bunton.

Victoria Beckham pun di­laporkan tidak ikut andil dalam reuni itu lantaran kini ia fokus pada kerajaan fashion-nya.

Rumor bersatunya Spice Girls tanpa Victoria pun sempat jadi tren di Twitter dan Mel C (41) akhirnya bereaksi terhadap pengikutnya. "Bangun pagi ini bertanya-tanya apakah saya harus mulai berlatih back­flips?!" Dan Bunton menjawab, "Apakah saya harus menem­patkan kuncir saya?!?!?"

Sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya, juga sempat berbicara kepada The Sun tentang klaim Spice Girls reunian. "Ini akan menjadi salah satu reuni pop terbesar sepanjang masa."

"Ada permintaan besar un­tuk Spice Girls kembali ber­sama-sama. Mel B terbang ke London bulan lalu diam-diam dan setuju dengan rencana tiga personel lainnya. Mereka masing-masing harus membuat lebih dari 10 juta pound dari ini," imbuhnya.

Spice Girls pertama bubar pada 2000 namun kembali bersama-sama untuk tur reuni pada 2007 yang berlangsung lebih dari satu tahun. Terakhir kali lima personel ini terlihat di atas panggung bersama-sama pada 2012, ketika mer­eka tampil di acara penutupan Olimpiade London. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya