Berita

JK: Selesaikan Konflik Laut Tiongkok Selatan dengan Cara Damai

SENIN, 10 AGUSTUS 2015 | 19:54 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta organisasi bangsa-bangsa Asia Tenggara atau Association of Southeast Asian National (ASEAN) menyelesaikan konflik Laut Tiongkok Selatan dengan cara damai.

"Potensi konflik regional seperti di Laut Tiongkok Selatan harus diselesaikan dengan damai melalui dialog dan kerja sama," kata Kalla dalam peringatan ulang tahun ASEAN ke-48 di Jakarta, Senin (10/8).

Kalla menilai konflik teritorial di Laut Tiongkok Selatan bisa menjadi ancaman serius untuk keamanan maritim bila tidak ditangani dengan serius.


Tak hanya itu, lanjut Kalla, konflik Laut Tiongkok Selatan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi ASEAN.

"Meskipun ekonomi kawasan tumbuh secara dinamis, masih ada ketidakseimbangan, baik di dalam negeri maupun antarnegara," ujarnya.

Sebelumnya, Tiongkok selama ini mengklaim sebagian besar wilayah di Laut Tiongkok Selatan. Bahkan melakukan reklamasi untuk pembangunan pulau buatan di wilayah itu.

Selain Tiongkok, Taiwan dan beberapa negara ASEAN, yaitu Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Brunei, mengklaim wilayah yang sama. Dalam konflik Laut Tiongkok Selatan, Tiongkok berselisih dengan enam negara, yakni Taiwan, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Filipina.

Laut Tiongkok Selatan merupakan jalur perdagangan yang strategis dan salah satu jalur dagang paling strategis di dunia. Selain itu, Laut Tiongkok Selatan kaya akan sumber daya alam.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya