Berita

Disebut Bangkrutkan Sekolah Swasta, Bupati Purwakarta Ngomong Begini

JUMAT, 07 AGUSTUS 2015 | 20:52 WIB

. Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH menanggapi santai tudingan beberapa pihak dari sekolah swasta yang menganggap kebijakannya mewajibkan seluruh lulusan SMP masuk ke sekolah negeri bisa membangkrutkan sekolah swasta.

"Sekolah swasta itu bukan perusahaan, bukan cari keuntungan. Jadi tidak akan ada istilah bangkrut," kata Bupati yang akrab dipanggil Kang Dedi ini, seperti diberitakan RMOL Jabar, Jumat (7/8).

Menurutnya, dengan diterimanya seluruh lulusan SD dan SMP di sekolah negeri menandakan pemerintah sudah mampu menyelenggarakan sekolah bagi warganya, apalagi biayanya digratiskan.


"Sekolah swasta ini keberadaannya membantu pemerintah agar warganya bisa sekolah. Kalau sekarang pemerintahnya sudah mampu, harusnya enggak problem dong. Lagipula sekolah swasta kan bukan untuk bisnis," ujarnya.

Menurutnya, gagasan tersebut berangkat dari keinginannnya untuk meringankan semua warganya dalam mengakses pendidikan.

"Kewajiban saya memastikan rakyat saya bisa bersekolah. Karenanya, tugas utama saya adalah menyediakan fasilitas sekolah dan menerima mereka untuk sekolah tanpa terbebani apapun," katanya menjelaskan.

Bahkan, Kang Dedi selalu siap menerima kepala sekolah swasta yang menilai kualitas SMK Negeri swasta di Purwakarta akan menurun.

"Soal kualitas, saya tanya, yang selama ini tawuran dan berkelahi di jalan itu siapa? Siswa yang bawa motor lalu kecelakaan lalu meninggal itu dari sekolah mana? Itu saja dulu. Soal kualitas itu diujinya belakangan, anak ini setelah lulus sekolah langsung kerja enggak, produktif enggak, itu saja ukurannya," ucap Kang Dedi. [sam] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya