Berita

zulkarnaen/net

KPK Mau Pastikan Dulu Apakah Benar Info Gatot Diperas Oknum Kejaksaan

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 12:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho beserta istri Evy Susanti meminta penanganan dugaan kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dilimpahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena permintaan ini, muncul spekulasi bahwa ada dugaan oknum di Kejaksaan Agung yang memeras Gatot.

Terkait dengan dugaan dan spekulasi ini, Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengatakan bahwa pihak KPK maupun Kejaksaan akan melihat kebenaran informasi tersebut. Terlebih, ia juga merasa yakin bahwa Kejaksaan akan memastikan bahwa oknum tersebut tidak akan ikut menangani kasus ini.

"Pastikan dulu kebenarannya. Kalaupun ada (oknum yang memeras) pasti dia tidak akan ikut menangani kasus ini," kata Zulkarnain di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 6/8).


Ia pun menegaskan bahwa kecurigaan adanya oknum yang bermain belum bisa dijadikan alasan untuk mengambil alih kasus dalam kaitan fungsi supervisi yang dimiliki KPK. Menurutnya, pengambilalihan kasus baru bisa dilakukan jika penanganan kasus tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau institusi yang bersangkutan merasa tidak mampu menangani kasus tersebut.

"Kalau ada institusi (penegak hukum) yang merasa tidak mampu, baru KPK ambil alih," tuturnya.

Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Johan Budi SP pun menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menangani kasus dana bansos tersebut bersama-sama dengan Kejaksaan. Menurutnya, belum ada pembicaraan antara dua institusi tersebut terkait penanganan bersama kasus itu. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya