Berita

oc kaligis

Jhonson Panjaitan: OC Kaligis Berhak Menolak Diperiksa KPK

JUMAT, 31 JULI 2015 | 14:39 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Otto Cornelis Kaligis berhak menolak diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap hakim PTUN. Karena itu, berkas pengacara senior yang akrab OC Kaligis tersebut sebaiknya segera dilimpahkan ke pengadilan.

"Dia meminta agar kasusnya segera dilimpahkan ke pengadilan. Sebab penanganan kasus di lembaga ini (KPK) cacat prosedur," ujar kuasa hukum OC,
Jhonson Panjaitan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/7).

Oleh karena itu, dia mendatangi kantor lembaga antibody itu untuk meminta izin bertemu dangan pimpinan KPK. Jhonson berharap dengan kehadirannya tersebut dapat membantu penyidik dalam menangani berkas kliennya agar segera terselesaikan.

Oleh karena itu, dia mendatangi kantor lembaga antibody itu untuk meminta izin bertemu dangan pimpinan KPK. Jhonson berharap dengan kehadirannya tersebut dapat membantu penyidik dalam menangani berkas kliennya agar segera terselesaikan.

"Pimpinan KPK harus mengerti karena client saya tak paham akan kasus ini, ia meminta agar cepat selesai," katanya.

Mengenai dengan isolasi yang dialami OCK, pengacara yang juga presedium Indonesia Police Watch ini menuduh KPK telah melanggar HAM. Ia menilai seorang yang masih berstatus tahanan tetap mempunyai hak yang sama seperti masyarakat umum biasa. Seperti dapat bertemu dengan keluarga, pengacara maupun pemuka agamanya.

"Berbeda dengan narapidana yang sudah divonis. Sedangkan Pak OCK ini ditempatkan di ruang isolasi yang tidak bisa bertemu dengan siapapun," demikian Jhonson. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya