Berita

Indriyanto Seno Adji

KPK Endus Keterlibatan Kader Partai dalam Skandal Suap Hakim PTUN Medan

JUMAT, 31 JULI 2015 | 14:27 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penanganan kasus suap terhadap hakim PTUN Medan. KPK mengisyaratkan akan memanggil nama baru.

Namun siapa yang akan dimintai keterangan itu, Plt Komisioner KPK, Indriyanto Seni Adji belum mau menjelaskan. Menurutnya, pemeriksaan saksi merupakan wewenang penuh dari penyidik.

"Itu menjadi wewenang penuh tim penyidik, akan ditunggu laporannya," ujar Indriyanto, Jumat (31/7).


Keterlibatan pihak lain dalam skandal suap yang menjerat Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho diperkuat setelah penyidik KPK memeriksa orang dekat politikus Partai Keadilan Sejahtera itu, Mustafa.

Rabu (29/7) lalu, Mustafa usai menjalani pemeriksaan penyidik mengatakan bahwa dirinya pernah bertemu dengan M. Yagari Bhastara alias Gerry, anak buah pengacara kondang OC Kaligis yang diduga sebagai kurir dalam kasus suap yang menjerat tiga orang hakim dan satu orang panitera PTUN Medan.

Dalam pengakuannya, Mustafa mengatakan dirinya ketika bertemu dengan Gerry ditemani seorang kader sebuah partai politik, berinisial Z.

"Ya ini aja biasa, (Gerry) orang datang, kemudian ajak makan. Kita (Z dan Gerry) sama-sama makan disitu. Dan Gerry langsung ketemu dengan Fuad (Kabiro Keuangan Pemprov Sumut). Iya (Z satu partai)," ungkap Mustafa di gedung KPK, Rabu (29/7).

Berdasarkan informasi, ada dugaan bahwa duit untuk menyuap hakim tersebut berasal dari Z. Namun demikian, ketika ditanya mengenai peran dari kolega Gubernur Sumut tersebut, Mustafa enggan mengatakan.

"Nggak, nggak tahu saya," singkat Mustafa. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya