Berita

Tolikara Bukti Nyata Upaya Pecah Belah NKRI

KAMIS, 30 JULI 2015 | 22:42 WIB | LAPORAN:

. Insiden pelarangan dan pembakaran rumah ibadah di Kabupaten Tolikara, Papua pada 17 Juli lalu menjadi indikator upaya pemecahbelahan persatuan Indonesia.

Hal itu diamini tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri saat berbincang dengan wartawan di kediamannya, Jalan Jati Padang Raya 54A, Jakarta, Kamis (30/7).

"Kalau saya berpikir politis ya, akan begitu. Papua mulai diobok-obok," ujarnya.


Rachmawati menyayangkan rencana Presiden Joko Widodo berkantor di Papua selama tiga bulan. Menurutnya, hal itu bukan menyelesaikan masalah yang ada.

"Presiden mau tiga bulan ke sana, buat apa kalau konstitusi tidak dirubah," kata pendiri Partai Pelopor itu.

Persoalan yang menimpa Papua juga daerah-daerah lain akibat Indonesia tidak lagi memiliki kedaulatan pasca amandemen UUD 1945. Sehingga, pihak asing dapat dengan mudah masuk dan menyebarkan benih perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Saya sudah ingatkan bahwa Indonesia bisa dipecah jadi hanya delapan provinsi (negara bagian). Dan, ini grand design dari impreialisme," tegas puteri kedua Proklamator Soekarno tersebut. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya