Berita

Ini Kata Pimpinan KPK Soal Permintaan Pansel Telusuri 'Kejahatan' 48 Capim

SELASA, 28 JULI 2015 | 17:42 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Data peserta 48 orang calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid IV sudah ditangan KPK. Lembaga antirasuah selanjutnya akan menelusuri rekam jejak para capim tersebut.

Wakil Ketua KPK, Adnan Pndu Praja yang menyatakan itu ketika dijumpai di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/7).

"KPK akan menyampaikan pertama LHKPN terutama penyelenggara negara," terangnya.


Adnan menjelaskan, selain memberikan hasil dari LHKPN pihaknya juga akan membeberkan para calon yang pernah terlibat kasus dugaan korupsi. Selain itu, Adnan berjanji akan menyampaikan semua hasil penelusuran KPK pada Pansel.

"Juga disampaikan apa-apa persoalan yang berpotensi dihadapi capim," ungkapnya.

Adnan menambahkan, laporan dari hasil penelusuran itu berbeda dengan permintaan Presiden Joko Widodo saat menyeleksi para Menteri. Di mana, lembaga superbody memberikan penilaian kartu kuning dan kartu merah sebagai tanda calon terjerat kasus dugaan korupsi.

"Nanti kita akan menyampaikan apakah pernah diperiksa dalam kasus apa dan sebagainya semua kita buka. Tidak kita kasih preferensi seperti itu (merah-kuning)," jelas dia.

"Kita akan sampaikan misalnya pernah diperiksa di PI (Pengawas Internal), kita anggap sama semuanya," pungkas Adnan. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya