Berita

Muhaimin Iskandar/net

Wawancara

WAWANCARA

Muhaimin Iskandar: Masalah Peraturan Pelaksana BPJS Kesehatan Itu Bukan Urusan Saya Lagi

SELASA, 28 JULI 2015 | 08:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Komisi IX DPR mengusulkan agar pemerintah merevisi tiga peraturan pelaksana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Ketiga regulasi teknis itu adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (JKK-JKm), PP Nomor 45 Tahun 2015 tentang Jaminan Pensiun (JP) dan PP Nomor 46 tentang Jaminan Hari Tua (JHT).

Ketua Komisi IX Dede Yusuf mengatakan, DPR meminta pemerintah segera merevisi ketiga PP tersebut. Yang dibutuhkan saat ini untuk memperbaiki pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan yakni revisi terhadap ketiga PP itu.   Bagi komisi IX DPR, ketiga PP itu penting untuk direvisi karena isinya tidak mencerminkan amanat sebagaimana diatur UU SJSN dan BPJS. 

Bagaimana tanggapan bekas Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar? Simak wawancara Rakyat Merdeka dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut berikut ini;


Bagaimana Anda melihat PP BPJS?
Pemerintah mau merevisi aturan itu harus kita hormati karena mau mengakui kekurangan. Itu bagus. Cepat mau mengoreksi karena JHT harus bisa diambil jika sedang mengalami masalah.

Beranjak dari kesalahan itu, pemerintah harus menyiapkan perangkat sematang mungkin. Jangan mentah pas diputuskan, sehingga kontra produktif. Unsur-unsurnya ada, BPJS, Kemenaker, lintas sektoral antar kementerian yang seharusnya antisipatif terhadap sebuah kebijakan.
 
PP belum matang?
Ya. Tapi kan akal pokoknya di BPJS. Menteri hanya salah salah satu saja. Bahan baku mentahnya dari BPJS.
 
BPJS kan hanya pelaksana?
Tapi draf aturan itu lintas sektoral. ‎Apalagi bentuknya Perpres, PP.
 
Siapa yang terlibat pembuatan itu?

Menaker, Kemenkes, Menkumham, BPJS Kesehatan.
 
Menaker nggak bisa disalahkan?
Ya draf-nya awalnya disampaikan BPJS ke menteri agar lebih sempurna. Menteri melibatkan semua sektor.
 
Sudah dibahas PP sejak Anda jadi Menakertrans?
Draft ini sudah lama dibahas. Tapi mengalami berbagai kebutuhan akhirnya pemerintahan ini yang menuntaskan.
 
‎Kenapa PP baru dikeluarin sekarang, bukan dari Anda jadi menteri?
Memang pelaksanaannya tahun ini sehingga finalisasinya pemerintah yang sekarang.
 
‎Sudah bertemu dengan Menaker Hanif Dakiri yang juga dari PKB?
Belum. Sudah bukan urusan saya lagi.
 
Kan sebagai kader?
Itu urusan pemerintah.
 
Tepat yang dilakukannya?
Revisi PP itu harus segera dilakukan. Kalau nggak dilakukan, itu bahaya.
 
Bahaya bagaimana?

Kasian yang kena PHK, yang berhenti bekerja.
 
Apa sarannnya pada pemerintah?
Kepesertaannya harus sebanyak-banyaknya.  ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya