Berita

oc kaligis/net

Hukum

Pengacara Benarkan Istri Gatot Pernah Kasih Duit ke OC Kaligis

RABU, 22 JULI 2015 | 15:31 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Istri Gatot Pujo Nugroho, Evi Susanti memang pernah memberikan uang kepada OC Kaligis. Tapi duit itu diberikan guna biaya operasional OC selaku pengacara keluarga Gatot.

Hal ini disampaikan pengacara Gatot, Razman Arief Nasution kepada wartawan di gedung Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (22/7).

Menurut Razman, peran Evi hanya membantu agar kinerja suami sebagai kepala daerah tidak terganggu.


"Bukan untuk menyuap hakim, silakan buka rekaman, tidak pernah ada menyuap, tidak ada permintaan dana atau sumber dananya dari mana," kata mantan narapidana Lapas Cipinang tersebut.

Razman membeberkan bahwa uang diberikan Evi untuk pengacara kondang itu rata-rata dalam jumlah puluhan ribu dolar AS. Namun ia memastikan duit tersebut tak ada kaitan dengan kasus suap terhadap hakim PTUN Medan.

"Asal (Kaligis) berangkat ke Medan, minta uang pernah 5000, 10000, 3000 dolar (Amerika)," ujar Razman yang pernah menjadi pengacara Komjen Pol Budi Gunawan.

Razman lebih lanjut mengklaim kliennya sama sekali tidak tahu menahu terkait uang suap yang diberikan anak buah OC, M. Yagari Bhastara alias Gery kepada hakim PTUN Medan.  Bukan hanya itu, menurut Razman, Gatot dan Evi sebetulnya tidak sependapat dengan upaya hukum PTUN yang ditempuh Fuad Lubis.

"Penunjukkan OC Kaligis sebagai penasihat hukum oleh Fuad tidak melalui persetujuan dan atau bukan atas dorongan dari Pak Gatot, jadi itu inisiatif dari Bapak Fuad lubis," tekannya.

Seperti diketahui, hari ini Gatot diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap kepada tiga hakim PTUN Medan. Kesaksiannya diperlukan KPK untuk mengungkap lebih jauh terkait sumber uang yang digunakan Gery untuk menyuap hakim. Sampai berita ini diturunkan, Gatot masih diperiksa penyidik KPK.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya