Berita

pti

Parade Tauhid Akan Digelar untuk Kebangkitan Indonesia

KAMIS, 16 JULI 2015 | 10:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bangsa Indonesia telah kehilangan nilai-nilai tauhid, tergerus oleh sikap pragmatis dan permisif yang kian massif. Lebih memprihatinkan lagi, kondisi ini terutama juga terjadi pada para elitnya.

Karena itulah, sejumlah pihak akan menggelar Parade Tauhid Indonesia (PTI). Parade ini akan diselenggarakan untuk membangkitkan nilai-nilai tauhid yang kian luntur tersebut.

Demikian disampaikan Ketua I Panitia Parade Tauhid Indonesia, Edy Mulyadi. Edy menegaskan lagi bahwa tergerusnya nilai-nilai tauhid inilah yang menyebabkan Indonesia kian hari kian terpuruk hampir di segala bidang.


"Kita harus hentikan segera. Itulah sebabnya kami menggelar Parade Tauhid Indonesia. Lewat kegiatan ini diharapkan bangsa Indonesia kembali sadar, bahwa tauhid adalah pondasi sekaligus solusi atas segala problem yang dihadapi manusia," kata Edy Mulyadi beberapa saat lalu (Kamis, 16/7).

Menurut dia, sejatinya tauhid sebagai suatu yang sangat penting sudah diakui oleh para pendiri bangsa. Pendiri bangsa itu sadar betul, bahwa betapa pun hebatnya perjuangan, bagaimana pun besarnya pengorbanan, pada hakekatnya kemerdekaan hanya bisa terjadi karena campur tangan, kehendak, dan karunia Allah SWT.

"Pengakuan para pendiri bangsa itu dinyatakan secara gamblang di alinea tiga Pembukaan UUD 1945, Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Parade Tauhid Indonesia bermaksud membangkitkan kembali kesadaran ummat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya akan hal ini. Dari sini kita berharap Allah menolong bangsa kita bangkit dari keterpurukan dan menjadi bangsa yang berjaya," ungkap Edy.

Edy menambahkan, Parade Tauhid Indonesia ini akan dilaksanakan pada Ahad, 16 Agustus 2015 mulai pukul 07.00-11.00 WIB. Parade akan mengambil rute car free day. Sejumlah tokoh telah memberi dukungan, seperti Abdullah Gymnastiar, Yusuf Mansur, Bachtiar Nasir, Arifin Ilham, KH A Cholil Ridwan, Kyai Abd Rasyid Asy Syafii, dan lainnya.

"Panitia berharap peran aktif ummat Islam untuk menjadi bagian dari kebangkitan Islam sebagai agama dan sistem yang menjadi solusi atas setiap persoalan hidup dan kehidupan," demikian Edy. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya