Berdalih dijebak, kok Vita mau diajak karaokean dan mabuk-mabukan di bulan puasa. Segala kemungkinan termasuk pesta seks masih didalami polisi.
Setelah lama diintai petugas Polres Jakarta Utara dan Polsek Pademangan, model, artis dan DJ, Vitalia Shesya alias Andi Novitalia (AN) beserta tiga cowok dan tiga cewek lain digerebek di kamar nomor 657 Hotel Mercure Ancol, pada Sebtu (11/7) sekitar pukul 15.30 WIB.
Bersama model dan artis seksi tersebut diamankan barang bukti antara lain; satu butir narkotika jenis ekstasi, satu bungkus plastik bening berisikan 2,91 gram ganja, 50 butir Happy Five, satu buah alat isap ganja dan uang senilai 100 dolar AS.
"Namun saat kami menggeleÂdah, dia (Vita) tidak ditemukan adanya barang bukti. Hanya saja, saat dilakukan pemeriksaan urine memang terbukti positif mengguÂnakan narkotika," ungkap Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi, kemarin.
Alhasil, hingga kemarin, Vita sudah tiga hari mendekam di dalam sel Polsek Pademangan. Kemarin sore, janda satu anak ini menjalani detoksifikasi ke Badan Narkotika Nasional.
Yang lucu. Tak lama setelah diÂtangkap, Vita sempat mengunggah foto selfie bareng Kapolsek PadeÂmangan Komisaris Polisi Benny Alamsyah, di akun
Instagram-nya.
"With Kapolsek Pademangan Pak Benny. Terima kasih Pak Benny. Alhamdulillah dilayanin dengan sangat bijak oleh Polsek PademanÂgan," tulis pemain sejumlah film dan FTV ini sebagai caption foto. Sayang, tak lama foto ini kemudian dihapus oleh Vita.
Saat dipantau langsung kemarin, Vita tersenyum pucat di Lantai III Polsek Pademangan, saat beberapa awak media menghampirinya.
Wanita berambut sebahu itu sempat menyapa kembali sapaan awak media tersebut. "Iya mas," katanya.
Vita yang mengenakan kaos abu-abu berlengan hitam ini, juga sempat menerima ajakan foto bersama dengan awak media yang berniat ingin mewawancarainya. Hanya saja, nampak Vita terlihat kucel dan pucat.
Sekilas, saat berjalan tubuh wanÂita ini terlihat lemas.
"Saya nggak bawa barang itu (narkoba). Saya juga lagi nggak pakai. Niatnya cuman nongkrong aja sama temen-temen," katanya.
"Saat digerebek, saya dibawa sama polisi ke kantor polisi. Saat di situ saya di tes urine. HasilÂnya memang positif narkoba, ada amphetamine (ekstasi). Tapi pas kejadian itu, saya emang lagi nggak make kok," dalihnya lagi.
Ada dugaan, selain pesta narkoba, Vita dkk akan mengadakan pesta seks. Lantaran masih didalami, sangÂkaan pesta seks belum terbukti.
"Soal itu saya tidak bisa berandai-andai. Kalau memang ada karyawan atau pihak hotel yang menyaksikan, boleh saya bicara. Tapi ini tidak. Hanya saja, pihak hotel mensinyalir ada kegiatan (pesta) seperti itu, lalu menghubungi kami," ujar Kapolres Susetio.
Adapun, Chris Sam Siwu selaku pengacara model seksi itu, menÂgaku Vita hanya minum-minum di karaoke.
"Saya nggak tahu, mungkin mabuk atau tidak dianya. Dugaan saya, salah satu dari rekannya meÂmasukkan semacam obat terlarang ke dalam minuman Vita. Vita pun dalam kondisi tidak tahu sama sekali soal diantara rekannya ada yang membawa barang itu. Sama sekali tidak tahu," ujar Chris.
Ia juga membantah, Vita dan rekannya akan melakukan pesta seks. "Ini kan Ramadhan, Vita nih kalau tahu temannya bawa obat-obatan, pastinya sudah ogah untuk melanjutkan karaoke. Logika sajalah. Masa iya sih Vita sengaja. Kan nggak mungkin. Seperti yang saya bilang tadi, minuman Vita diduga sudah dicampurkan barang seperti itu. Makanya ketika di test urine hasilnya positif," ucapnya.
Lalu, kenapa mau mabuk-mabuÂkan di bulan puasa?
"Temennya Vita dari daerah daÂtang, terus ajak Vita ketemu. Jadi saat di klub itu dia hanya minum wine, tidak minum yang beralkohol tinggi," kilah Chris.
Karena merasa ada teman dari jauh yang datang, Vita mau datang karena sekadar menghormati perÂmintaan kumpul-kumpul.
"Vita lagi halangan makanya mau datang ke klub itu. Vita mohon maaf makanya. Tapi Vita konsumsi hanya wine. Wine masi bisa diterima. Yang jadi masalah kok bisa ada ekstasi di urine Vita," singgung Chris. ***