Berita

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter/net

Dunia

Aturan Dinilai Usang, Transgender Secara Terbuka Akan Bisa Masuk Militer AS

SELASA, 14 JULI 2015 | 12:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di masa mendatang, orang-orang transgender secara terbuka bisa jadi akan ikut ambil bagian dalam pelayanan angkatan bersenjata Amerika Serikat.

Pasalnya, peraturan terkait transgender dalam dunia militer Amerika Serikat dinilai sudah usang dan akan dikaji selama enam bulan ke depan. Bila dirasa perlu, aturan tersebut akan dicabut. Selain itu akan juga dibahas soal sejauh mana pencabutan peraturan bisa mempengaruhi militer.

"Peraturan Departemen Pertahanan yang berlaku saat ini terkait dengan anggota pelayanan (militer) transgender sudah ketinggalan jaman dan menyebabkan ketidakpastian," kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter seperti dimuat BBC (Selasa, 14/7).


Orang-orang transgender sendiri sebenarnya saat ini telah ada yang bergabung dengan militer Amerika Serikat dan menduduki sejumlah pos. Namun Carter menekankan bahwa kajian soal peraturan tersebut akan berupaya membuat personil militer transgender mampu melayani secara terbuka di masyarakat.

"Kita memiliki tentara, pelaut, penerbang, dan marinir transgender yang saya tahu tengah terluka oleh pendekatan (peraturan) yang usang, membingungkan dan tidak konsisten," sambungnya.

Masuknya transgender dalam tubuh militer Amerika Serikat diawali sejak negeri Paman Sam pada tahun 2011 lalu mengakhiri kebijakan "don't ask, don't tell" yang memungkinkan orang-orang gay untuk bisa ambil bagian dalam pelayanan militer secara terbuka. Dalam prosesnya, hal itu sukses membahas perubahan soal aturan transgender. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya