Berita

ilustrasi/net

Dunia

Demi Perjanjian Damai, Kolombia Kurangi Serangan ke Pemberorntak

SENIN, 13 JULI 2015 | 09:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Kolombia mengeluarkan pernyataan bersama dengan kelompok pemberontak FARC untuk menekan angka konflik di negara tersebut.

Sebagai bagian dari upaya itu, pemerintah Kolombia sepakat untuk menarik aktivitas militernya dari melawan pemberontak pada 20 Juli mendatang bila FARC bisa memenuhi janji atas gencatan senjata sepihak.

Pernyataan bersama itu dibacakan oleh mediator internasional di ibukota Kuba, Havana yang merupakan lokasi dimulainya pembicaraan tiga tahun yang lalu.


Seperti dimuat BBC (Senin, 13/7), dalam pernyataan tersebut, pemerintah dan pasukan pemberontak mengatakan bahwa mereka akan bekerjasama untuk mempercepat perjanjian gencatan senjata permanen.

Kemajuan perjanjian baru itu sendiri akan dinilai oleh kedua belah pihak selama empat bulan ke depan.

Kesepakatan bersama itu merupakan langkah perkembangan pertama yang dilakukan oleh pemerintah Kolombia sejak pembicaraan dengan pemberontak FARC dimulai pada tahun 2012 lalu.

Perlu diketahui, kelompok pembeorntak FARC mengumumkan akan memulai gencatan senjata sepihak pada 20 Juli mendatang. Kata kepala negosiator FARC di Kuba, Ivan Marquez, gencatan senjata itu diharapkan bisa mengarah pada gencatan senjata bilateral yang permanen. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya