Berita

Betti Alisjahbana/net

Hukum

Seleksi Kedua, 194 Pendaftar Capim KPK Dikumpulkan di Cilandak

RABU, 08 JULI 2015 | 14:36 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Juru bicara Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Betti Alisjahbana menerangkan, para pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan menjalani seleksi kedua pada hari ini (Rabu, 8/7). Proses seleksi ini dimulai dengan pengumpulan makalah kemudian dilanjutkan dengan tes tertulis dan pembuatan makalah yang baru.

"Mereka (para pendaftar) akan dikumpulkan di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak Barat, untuk test tertulis makalah," urai Betty melalui pesan singkat yang diterima wartawan.

Setidaknya ada tiga makalah yang harus dikumpulkan para pendaftar capim KPK.
Makalah pertama, jelas Betty, dikumpulkan saat pendaftaran pertama. Yaitu mengenai strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi. Lalu makalah yang kedua mengenai deskripsi diri yang dikumpulkan sebelum para pendaftar capim KPK mengikuti test tertulis lalu baru kemudian dilanjutkan pengerjaan makalah ketiga.

Makalah pertama, jelas Betty, dikumpulkan saat pendaftaran pertama. Yaitu mengenai strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi. Lalu makalah yang kedua mengenai deskripsi diri yang dikumpulkan sebelum para pendaftar capim KPK mengikuti test tertulis lalu baru kemudian dilanjutkan pengerjaan makalah ketiga.

"Untuk makalah yang ketiga, siang ini dibuat dilokasi. Topiknya baru kita umumkan nanti sebelum makalah dikerjakan," kata Betty.

Pendaftaran untuk seleksi kedua ini dibuka pukul 09.00 WIB dan pengerjaan makalah dimulai pukul 10.00 WIB.

"Setiap pendaftar diberikan waktu selama tiga jam untuk mengerjakan makalah tersebut," lanjut Betty.

Lalu pengumuman shortlist akan dilakukan tanggal 12 Agustus. Kemudian tes kesehatan 18 Agustus, dan disusul wawancara pada tanggal 24 hingga 27 Agustus. Terakhir penyampaian laporan pansel kepada Presiden tanggal 31 Agustus.

Seperti diketahui dari 611 pendaftar, hanya 194 yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari jumlah tersebut, 23 pendaftar di antaranya merupakan perempuan.[wid] 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya