Berita

Hukum

Istri Bupati Empat Lawang Datang Tanpa Suami di KPK

RABU, 08 JULI 2015 | 11:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Istri bupati Empat Lawang, Suzanna Budi Antoni memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini (Rabu, 8/7).  Suzanna tiba pukul 09.50 WIB

RMOL. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri dan istri, Suzanna pada hari ini (Rabu, 8/7). Pasutri itu diperiksa terkait kasus dugaan suap terkait sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2013.

"Mereka diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta.


Sekitar pukul 09.50 WIB Suzanna tiba di gedung KPK lengkap dengan rompi tahanan KPK. Ia bergegas masuk ke ruang lobi gedung KPK.

Kurang lebih setengah jam kemudian, Suzanna keluar dan langsung masuk ke mobil tahanan KPK tanpa berkomentar apapun kepada awak media.

Budi dan Suzanna ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Juli 2015. Dalam kasus ini, Budi diduga memberikan uang suap kepada Akil guna menggagalkan kemenangan Joncik Muhammad dan Ali Halimi sebagai bupati dan wakil Bupati Empat Lawang pada 2013 lalu.

Budi memberikan sejumlah uang sebesar Rp 10 miliar dan 500 ribu dolar AS. Uang itu ditransfer melalui rekening perusahaan istri Akil, CV Rati Samagat.

Akibat perbuatannya tersebut, pasangan suami istri ini dijatuhi Pasal 6 ayat 1 huruf a UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.[wid]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya