Berita

ilustrasi/net

Politik

Kiai Khoiri Adnan: Stop Manuver Pembelokan NU!

MINGGU, 05 JULI 2015 | 16:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nahdlatul Ulama (NU) harus dikembalikan kepada khittah dan niat suci pendirinya, yakni Haadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari.

Demikian dikatakan Rois Syuriyah PWNU NTB, TGH Lalu Muhammad Khoiri Adnan merespon situasi yang semakin tidak sehat menjelang Muktamar NU. Karena itu ia meminta agar sejumlah elit di PBNU agar menghentikan upaya dan manuver yang membelok-belokkan NU.

"Kalau mau selamat, NU harus kembali ke khittahnya," tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar NU tidak dijual karena itu akan membuat NU tidak berkah.

"Jangan sampai NU ini di jual-jual, karena kalau ini dilakukan maka menjadikan NU tidak berkah," imbuh Kiai Adnan kepada wartawan.

Hal yang penting beliau ingatkan adalah NU harus dijalankan di atas aturan organisasi sehingga jangan sampai menabrak dan menyiasati AD/ART NU.

"Tidak boleh kepentingan hawa nafsu sebagian kalangan, kemudian mengalahkan AD/ART. Termasuk memaksakan mekanisme pemilihan Rois Aam dengan menggunakan sistem ahlul halli wal aqdi (ahwa)," paparnya.

Menurutnya, tata cara pemilihan Rois Aam harus dikembalikan kepada aturan yang berlaku, yakni dilakukan dengan sistem perwakilan oleh pengurus wilayah dan pengurus cabang.

"Di situ ada hak PW dan PC untuk memilih yang tidak bisa diambil alih oleh PBNU atau yang lain," tukasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya