Berita

meuthia ganie rochman

Pansel KPK Belum Putuskan akan Menggandeng Lembaga Mana

SELASA, 30 JUNI 2015 | 21:44 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Panitia Seleksi Pimpinan KPK belum memutuskan akan menggandeng lembaga mana yang akan melakukan tracking terhadap para bakal calon komisioner lembaga antirasuah tersebut.

"Jadi kami sedang hitung dulu. Dan kami sedang membicarakan pada tahap mana institusi yang bisa kami minta bantuaan untuk mulai terlibat checking," ujar anggota Pansel KPK Meuthia Ganie Rochman di gedung KPK,  Jakarta, Selasa (30/6).

Sebab, Meuthia mengatakan jumlah pendaftar yang banyak membutuhkan data yang sistematis untuk dicocokan lembaga mana yang harus melakukan tracking terhadap masing-masing calon.


"Tapi sebenarnya dengan dikeluarkanya nama-nama itu, sebetulnya kalau keputusan lembaga-lembaga untuk checking maka bisa saja mereka sendiri lakukan (anggota pansel). Tetapi untuk sesuatu yang lebih sistematis itu akan dibicarakan nanti, ditempatkan di level mana," terangnya.

Dosen FISIP UI tersebut menduga, dari 500 pendaftar, sekitar 200 orang akan lulus tahap administrasi.
 
"Karena jumlahnya sangat besar, mungkin jumlahnya sekitar 200-an yang keluar di pengumuman, melihat kemarin sekitar 500," tambahnya.
 
Meuthia tetap optimis bahwa nama-nama yang keluar nanti memang pantas untuk bersaing menjadi capim KPK. Walau ada beberapa pendaftar yang latar belakangnya tidak sesuai dengan capim KPK nantinya.
 
"Kami sebenarnya cukup otimis dengan masuknya cukup nama. Tapi cukup banyak juga yang mungkin kurang memenuhi kualifikasi, tidak sesuai dengan pekerjaan KPK. Mungkin mereka bagus di bidang lain tapi tidak untuk KPK," tandasnya. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya