Berita

Hukum

Resmi, Bupati Morotai Tersangka KPK

JUMAT, 26 JUNI 2015 | 16:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Rusli Sibua sebagai tersangka baru terkait sengketa Pilkada tahun 2011 Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konatitusi (MK) Mochamad Akil Mochtar.

Penetapan tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan per tanggal 25 Juni 2015  lalu.

"Penyidik telah menemukan dua alat bukti permulaan yang cukup, yang kemudian menetapkan RS (Rusli Sibua) sebagai tersangka terkait dengan dugaan tipikor (tindak pidana korupsi) memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud mempengaruhi putusan perkara yang diadili,” terang Wakil Ketua KPK sementara, Johan Budi SP, dalam konferensi pers yang berlangsung di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (26/6).
 

 
Sebelumnya, dalam dakwaannya, Akil juga disebut menerima sejumlah gratifikasi  antara lain, uang senilai Rp 2,989 yang diduga diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara permohonan keberatan atas hasil Pemilukada  Kabupaten Pulau Morota.
 
Efek dari tindakan tersebut, Rusli diduga melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
 
KPK, kata Johan, tidak berhenti pada penetapan orang nomor satu di Kabupaten Pulau Morotai tersebut sebagai tersangka. Sebab, ada beberapa kepala daerah lagi yang belum ditetapkan tersangka seperti Bupati Empat Lawang, Bupati Buton,serta Gubernur Jatim. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya