Ambisi Olympique Marseille menjadi penguasa Ligue 1 pada musim 2015/2016 bakal hanya sekadar isapan jempol belaka bila Marcelo Bielsa gagal merestorasi kondisi internal timnya.
Ditinggal para pemain binÂtangnya, dan merekrut pemain non bintang, Bielsa dipastikan tertekan mewujudkan ambisi tim. Bahkan, dia tak mau berÂtahan di tim lebih lama.
Bertengger di peringkat empat klasemen dan gagal menjegal Olympique Lyonnais sebagai rival bebuyutannya tentu jadi kegaÂgalan terbesar bagi Olympique Marseille di musim 2014/2015.
Padahal mereka membidik posisi runner up di penghujung liga. Namun kenyataannya jusÂtru Lyon yang malah menempati posisi kedua.
Keadaan ini otomatis memÂbuat Marseille mesti berbenah diri. Cuci gudang pun dilakukan sebagai langkah pembenahan. Klub memberikan kebebasan para pemain untuk mengambil langkah.
Kebijakan manajemen meromÂbak para pemain di bursa transfer juga masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, yang dilepas adalah pemain inti. Berbanding terbalik dengan pemain rekrutannya yang notabennya bukan pemain binÂtang. Langkah ini dinilai menganÂcam kondisi tim di musim depan. Bukannya berjaya tapi bisa jadi malah makin dilindas oleh senÂgitnya persaingan Ligue 1.
Belakangan diketahui, langkah itu rupanya sengaja dilakukan deÂmi mengisi kas keuangan tim. Hal itu yang diakui Presiden Marseille, Vincent Labrune yang menegasÂkan, pihaknya saat ini dibanjiri beragam proposal tawaran untuk para pemain bintangnya.
"Sudah lama, sejak kami melihat ada begitu banyak penawaran untuk banyak para peÂmain kami," ujar Labrune.
Ujung tombak tim, Andre-Pierre Gignac yang seharusnya ditahan untuk tidak kabur dikabarÂkan sudah siap membela klub Meksiko, Tigres UANL. Bahkan dalam waktu dekat dia akan merampungkan salah satu transÂfer terbesar dalam sejarah Liga MX ini.
Tigres sudah mengonfirmasi bahwa penyerang Marseille itu akan segera bergabung dan tingÂgal menyelesaikan mengikuti tes medis.
Sejumlah laporan di Prancis mengklaim, pemain 29 tahun itu akan mendapat bayaran mencapai 4 juta Dolar per musim. Dengan nilai tersebut Gignac menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di kasta teratas Meksiko.
Dimitri Payet juga sudah jatuh ke pelukan klub Liga Primer, West Ham United. Wes Ham teÂlah menyepakati transfer senilai 10,8 juta Poundsterling.
Andre Ayew malah sudah lebih dulu resmi hijrah pada peÂkan lalu. Ayew sudah resmi jadi pemain Swansea City dengan kontrak empat tahun.
Ditinggal para bintangnya Marseille malah merekrut peÂmain non bintang. Belakangan mereka telah resmi memiliki Yohann Pelle yang sebelumnya adalah kiper milik Sochaux.
Tidak diketahui langkah apalagi yang akan dilakukan Marseille. Keadaan ini menjadi tekanan tersendiri bagi Bielsa sebagai pelatih. Dia sepertinya tak sanggup melatih di klub tersebut jika ditarget mengejar peringkat dua. Buktinya, sang manajer menolak perpanjangan kontrak baru yang disodorkan manajemen klub. Juru taktik asal Argentina ini dikabarkan telah membuka lowongan bagi yang ingin merekrutnya. ***