Berita

eksekusi isis/net

Dunia

Semakin Tidak Manusiawi, Ini Modus Baru ISIS Eksekusi Tawanan

RABU, 24 JUNI 2015 | 13:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ulah kelompok militan ISIS semakin brutal. Bila sebelumnya ISIS mengeksekusi tawananannya dengan cara ditembak atau dipenggal, kali ini modus yang digunaan untuk eksekusi semakin beragam dan tidak manusiawi.

Daily Mail (Selasa, 23/6) merangkum sejumlah modus baru yang digunakan ISIS untuk mengeksekusi para tawanannya. Hal itu merujuk pada video terbaru yang dirilis ISIS secara online.

Dalam video tersebut, ISIS tampak mengeksekusi lima orang tawanan yang diduga merupakan mata-mata dengan cara menenggelamkan mereka. Tampak lima orang pria yang mengenakan jumpsuit orang dimasukkan ke dalam sebuah kerangka besi. Kelimanya tampak berdiri dengan kedua tangan diborgol.


Kerangka besi yang berisi lima orang tawanan tersebut kemudian diangkat dengan semacam alat untuk dimasukkan ke dalam kolam air. Kerangka besi itu pun kemudian dimasukan perlahan ke dalam air hingga ke dasar kolam dan para tawanan tenggelam sepenuhnya. Setelah beberapa lama, kerangka besi itu pun diangkat dan kelima tawanan telah menjadi mayat.

Modus lain yang digunakan ISIS adalah dengan mengeksekusi sejumlah tawanan pria dengan cara mengunci mereka di dalam sebuah mobil. Setelah mereka terkunci, kemudian dari kejauhan seorang militan melepaskan tembakan peluncur granat ke arah mobil hingga mobil meledak dan tawanan yang berada di dalamnya tewas.

Selain itu, modus lain yang digunakan ISIS adalah dengan melilitkan kabel peledak. Dalam video tampak tujuh orang tawanan pria digiring ke sebuah lapangan. Mereka kemudian diminta untuk berlutut. Kemudian militan ISIS melilitkan satu untaian kabel peledak ke leher masing-masing tawanan. Setelah terlilit, militan kemudian keluar lapangan dan meledakkan kabel tersebut. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya