Berita

TOKOH INTERNET DUNIA

Bayangan Kemenangan Denny JA Semakin Nyata

SELASA, 23 JUNI 2015 | 23:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selangkah lagi pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA akan nangkring di posisi puncak dalam poling yang digelar Time Magazine untuk menemukan tokoh dunia yang paling berpengaruh di internet.

Denny JA kini sudah berada di posisi kedua dengan dukungan sebesar 10 persen. Time Magazine mencatat, Denny JA pantas dianggap sebagai salah seorang tokoh dunia yang berpengaruh di internet karena sebuah twitnya di bulan Juni 2014, menjelang Pilpres 2014, diretwit lebih dari 1 juta kali dan difavoritkan oleh 35 ribu lebih akun.

"Denny JA: Dengan RT ini, anda ikut memenangkan Jokowi-JK. Pilih pemimpin yg bisa dipercaya (Jokowi) dan pengalaman (JK). #DJoJK," demikian bunyi twit historik Denny JA itu.


Twit Denny JA itu dinilai ikut memainkan andil yang tidak sedikit di balik kemenangan Jokowi dalam pertarungan melawan Prabowo Subianto.

Sementara posisi puncak dalam poling itu masih diduduki Nash Grier yang populer lewat video-video singkatnya di jejaring Vine. Di jejaring social media itu akun Grier diikuti oleh 11 juta orang. Dalam poling ini untuk sementara dukungan yang didulang Grier sebesar 12 persen.

Poling yang digelar Time Magazine ini bukan poling main-main. Setelah melakukan seleksi dengan sangat ketat, Time Magazine memutuskan ada 30 tokoh di dunia yang memiliki pengaruh besar di dunia maya.

Dari kalangan kepala negara di dunia ada Presiden AS Barack Hussein Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner.

Sementara dari kalangan artis dan penyanyi ada nama besar seperti Beyonce, Shakira, Justin Biber, dan Kim Kardashian. Novelis Inggris JK Rowling pun ada di dalam daftar itu.

Bila kita melihat catatan pergerakan dukungan untuk Denny JA dalam poling ini, maka dapat dibayangkan kemenangannya tinggal masalah waktu. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya