Berita

Jero Wacik Cuma Senyum Ditanya Pernah Traktir SBY Main Golf

Minta Izin Pemeriksaan Dipercepat
SELASA, 23 JUNI 2015 | 19:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Bekas Menteri ESDM, Jero Wacik irit bicara usai menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/6).

"Saya tadi hanya menjawab beberapa pertanyaan saja. Namun karena sedang kurang fit saya harus menyelesaikan beberapa pertanyaan yang belum selesai. Rencananya beberapa hari lagi saya akan diperiksa," ungkap Jero di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/6).

Soal materi pemeriksaan, Jero meminta untuk menanyakannya langsung ke penyidik. Jero cuma senyum saat ditanya soal adanya duit korupsi yang mengalir untuk traktir Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono bermain golf.


Adapun Jero yang merupakan tersangka kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang, terkait Dana Operasional Menteri (DOM) di Kementerian ESDM, kembali diperiksa sebagai tersangka dalam kasus serupa saat menjabat Menteri Budaya dan Pariwisata kurun waktu tahun 2008-2011 yang diduga merugikan negara sekitar Rp 7 miliar.

Jero disangka memerintahkan anak buahnya untuk menambah DOM. Informasinya, Jero melakukan hal tersebut dilakukan dengan cara pemaksaan. Beberapa mantan stafnya dipaksa untuk menandatangani pencairan sejumlah dana dengan kedok dana operasional rapat maupun seminar yang diselenggarakan oleh Kementeriannya, namun nyatanya setelah ditelusuri ternyata kegiatan itu fiktif.

Oleh karena perbuatannya tersebut, Jero dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 421 KUHPidana. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya