Berita

Indriyanto: Johan Memiliki Integritas dan Kejujuran yang Baik...

SELASA, 23 JUNI 2015 | 18:40 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Wakil Ketua KPK sementara, Indriyanto Seno Adji mendukung niat koleganya untuk nyalom kembali menjadi pimpinan di lembaga antirasuah.

Menurutnya, Johan Budi sudah layak menahkodai lembaga antikorupsi tersebut.

"Beliau memiliki integritas dan kejujuran yang baik," kata Indriyanto dalam pesan singkat, Selasa (23/6).


Menurutnya, Johan memiliki keunggulan dalam pengalaman memberangus para koruptor selama bertugas di KPK. Johan juga dirasa paham seluk beluk lembaga anti korupsi. Itu yang membedakan Johan dengan ratusan calon pimpinan KPK lainnya.

"Pengalamannya beliau sejak era ke satu menunjukan bahwa beliau memiliki ekspertis di kelembagaan antirasuah, KPK, ini," ungkap Ahli Hukum Pidana ini.

Hingga 20 Juni 2015 sudah ada 189 capim KPK yang mendaftar, 11 orang di antaranya adalah perempuan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi namun advokat/konsultan hukum masih yang terbanyak, disusul oleh PNS/pensiunan, Swasta/BUMN dan dosen.

Johan sendiri masuk ke KPK terhitung sejak tahun 2005 dan bekerja di Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK hingga meningkat menjadi Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK pada tahun 2009 sekaligus Jurubicara (Jubir) KPK.

Johan sudah menjadi jubir KPK sejak 2006 atau tiga tahun setelah KPK resmi berdiri pada Desember 2003 berdasarkan UU 30/2002 mengenai KPK.

Ia pernah juga merangkap sebagai Jubir dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK pada 2008-2009, selanjutnya pada tahun 2009 Johan menjadi Kepala Biro Humas KPK. Karir Johan kemudian meningkat sejak dilantik sebagai Deputi Pencegahan KPK pada 17 Oktober 2014.

Ia kemudian dilantik menjadi Plt Wakil Ketua KPK menggantikan Bambang Widjojanto pada 18 Februari 2015. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya