Berita

rini soemarno/net

DATA CENTER E-GOVERNMENT

Gigih Guntoro: Kepentingan Pragmatis Rini Soemarno Sejalan dengan Akal Bulus Singapura

SELASA, 23 JUNI 2015 | 07:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Klarifikasi yang disampaikan Menteri Negara BUMN Rini Soemarno terkait pembangunan Pusat Data Telin 3 antara pihak Indonesia dengan SingTel Singapura dinilai janggal karena berbeda dengan pernyataan pertama yang disampaikan awal Juni lalu.

Tetapi klarifikasi itu ibarat suara sumbang dalam paduan suara yang malah memunculkan pertanyaan-pertanyaan lain.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Indonesian Club, Gigih Guntoro, yang telah melaporkan Rini Soemarno ke Mabes Polri karena diduga terlibat dalam aksi membocorkan rahasia negara melalui kerjasama ini.


Bak paduan suara mereka ralat pernyataan bahwa pembangunan Pusat Data Telin 3 tak ada hubungannya dengan Indonesia apalagi dengan pengembangan kerjasama peningkatan pelayanan e-Goverment. Jika tak ada hubungan dengan Indonesia, mengapa otoritas Singapura memenangkan Telin menggarap pembangunan Pusat Data di Jurong dengan kapasitas 20 ribu untuk menyasar kelas premium perusahaan yg ada di Singapura dan global?” tanya Gigih, Selasa pagi (23/6).

Padahal, sambungnya. dari segi SDM dan teknologi banyak perusahaan Singapura yang memiliki kapasitas jauh lebih maju daripada Telin. Jadi, mengapa pula otoritas Singapura lebih percaya Telin yang baru berkiprah 2007 untuk mengelola pusat data?

Kepentingan pragmatisme Menteri BUMN Rini Soemarno sejalan dengan akal bulus Singapura menguasai pasar teknologi informasi di Indonesia. Diduga kuat Telin diberi projek pembangunan pusat data di Jurong, dengan imbal baliknya SingTel menggarap proyek peningkatan pelayanan e-Goverment di Indonesia,” masih kata Gigih.

Tentu kedua projek besar ini adalah langkah strategis memuluskan jalan bagi Singapura menguasai bisnis teknologi informasi dan memangsa Telkom secara perlahan,” sambungnya.

Menurut hemat Gigih, Singapura sangat berambisi menguasai teknologi informasi di kawasan karena bernilai sangat strategis dalam konteks Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menghubungkan seluruh negara ASEAN. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya