Berita

tamanuri/net

Komisi II NasDem: Audit BPK Terhadap KPU Terindikasi Pidana

SENIN, 22 JUNI 2015 | 11:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diduga merugikan negara hingga Rp 334 miliar berpotensi terindikasi tindak pidana.

Begitu sebagaimana disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Tamanuri saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 22/6).

"26 temuan BPK ini, kelihatan berindikasi pidana karena tidak ada yang bersifat administrasi atau kebijakan. Oleh karenanya, patut ditindaklanjuti. Tapi dengan catatan tidak mengganggu pelaksanaan pilkada serentak yang sudah ditetapkan," ujarnya.


Lebih lanjut Politisi NasDem ini berharap, agar proses tindak lanjuti dugaan pelanggaran pidana ini tidak dijadikan dalih untuk menunda pelaksanaan pilkada serentak.

"Sebelum dijadikan sebagai tersangka, tak ada masalah komisioner sekarang tetap menyelenggarakan pilkada, kecuali sudah jadi terdakwa," katanya.

Sementara untuk mengantisipasi hal nanti komisiomer jadi tersangka dan terdakwa, maka Presiden Jokowi bisa mengeluarkan perppu untuk menunjuk pelaksana tugas (plt) KPU.

"Karena Pilkada tak bisa diundur, sementara komisiomer KPU nanti berpotensi jadi tersangka, maka Presiden bisa menangkal dengan membuat Perppu untuk menunjuk plt KPU. Itu satu-satunya jalan agar pilkada tetap bisa dilaksanakan tanggal 9 Desember," tandasnya. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya