Berita

Hukum

Iwan Sumule: Jangan-jangan BPK Memfitnah KPU?

SABTU, 20 JUNI 2015 | 10:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Temuan BPK soal indikasi kerugian negara senilai Rp 334 miliar di KPU diumbar ke publik. Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule memperingatkan BPK atas publikasi itu.

"BPK sebaiknya stop publish hasil investigasi mereka," kata dia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (19/6).

Menurut Iwan Sumule yang juga Jurubicara aktivis ProDem, BPK tidak perlu mengumbar karena seringkali indikasi-indikasi korupsi yang mereka temukan dianggap sebagai informasi sampah oleh penegak hukum. KPK, kepolisian maupun kejaksaan tidak menindaklanjutinya dengan proses hukum. Kalau seperti itu, lalu apa pentingnya temuan tersebut?


Dia mencontohkan, hingga saat ini tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum terhadap hasil temuan BPK terkait penyalahgunaan dan penyimpangan yang dilakukan Pemprov DKI di era gubernur Joko Widodo. Alih-alih itu, laporan BPK tersebut ketika itu malah dianggap sebagai fitnah belaka.

"Sekarang BPK merilis soal adanya penyimpangan anggaran yang dilakukan KPU, jangan-jangan itu (juga) hanya fitnah BPK. Dan bila setiap hasil laporan yang dibuat oleh BPK seolah hanya dianggap informasi sampah dan fitnah, sebaiknya BPK dibubarkan saja," sindirnya.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya