Berita

Bon Jovi/net

Bisnis

Bon Jovi, Konser Lagi di Jakarta Minta Banyak Kopi

JUMAT, 19 JUNI 2015 | 08:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Band rock legendaris Bon Jovi siap menggelar konser keduanya di Indonesia. Konser bertajuk 'Bon Jovi Live' akan digelar pada 11 September mendatang. "Kami antusias bisa bertemu lagi dengan para penggemar kami di Indonesia. Sampai ketemu hari Jumat, 11 September 2015," ujar Jon Bon Jovi dalam situs resmi Bon Jovi.

Band yang aktif sejak 80-an itu, untuk pertama kalinya menyambangi Indonesia pada Mei 1995 di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara.

Untuk membayar kerinduan penggemar yang telah menanti sejak 25 tahun lalu, pihak penyeleng­gara dari Live Nation Indonesia telah memutuskan konser Bon Jovi akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.


"Tiket mulai dijual pada Senin, 29 Juni 2015 melalui website kami di www.bonjovijakarta.com," ucap Managing Director Live Nation Indonesia, Kimberley Fraser.

Band yang beranggotakan Jon Bon Jovi (voka­lis & gitaris), Phil Xenidis (gitaris & backing vocal), Tico Torres (drummer & pemain perkusi), serta David Bryan (keyboardis & backing vo­cal), akan tampil membawakan sejumlah lagu hit mereka. Yakni Livin'On a Prayer, You Give Love a Bad Name, It's My Life, Have a Nice Day, Who Says You Can't Go Home.

Permintaan atau riders musisi ketika meng­gelar konser selalu jadi hal menarik untuk diketahui. Seperti juga riders Bon Jovi yang terbilang tak biasa.

"Mereka meminta banyak sekali kopi. Mereka adalah band yang sangat bekerja keras, ma­kanya sepertinya mereka butuh kopi," ungkap Kimberley.

President Director Live Nation Indonesia, Dewi Gontha menambahkan, mendatangkan band sekelas Bon Jovi tentu bukan perkara mudah. Bahkan Dewi yang biasa menggelar event sekelas Java Jazz Festival butuh waktu setengah tahun mendatangkan band ini ke Indonesia.

"Proses approach-nya sekitar lima sampai enam bulan dan baru sekarang kitaannounce ke media," ungkap Dewi.

Pemilihan Bon Jovi untuk konser pun sudah melalui proses pemikiran yang cukup panjang. Besarnya minat penonton dan jumlah fans menjadi alasan band ini kembali diundang ke Indonesia.

"Kami akan mengurus panggung dan pengi­napan serta transportasi mereka. Sekitar tujuh sampai sepuluh hari kami mempersipkan pang­gung konser. Sementara untuk pengunjung kami tak batasi umur," tandas Dewi. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya