Berita

Politik

DPR Sisipkan SP3 di Revisi UU KPK

RABU, 17 JUNI 2015 | 12:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indikasi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menghentikan penyelidikan dengan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) mulai muncul dalam wacana revisi UU KPK.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan berpandangan, awalnya KPK dibentuk oleh DPR sebagai lembaga ad hoc yang harus menyelesaikan penyelidikan kasus korupsi. Hal ini mengingat situasi pemberantasan korupsi kala itu perlu dikuatkan agar tidak bertumpu pada Kejagung dan Polri.

"Dalam posisi itu tentu kita lihat awalnya UU KPK disebutkan bahwa KPK tidak bisa mengeluarkan SP3," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 17/6).


Tapi dalam perkembangan teranyar, ternyata muncul fenomena praperadilan. Dalam proses ini, lanjut Taufik, tersangka korupsi dimenangkan gugatannya di pengadilan dan dicabut statusnya sebagai tersangka.

"Di sinilah perlu adanya kekinian yang harus disesuaikan dengan UU KPK. Kami lihatnya ini justru ingin perkuat KPK. Sementara masalah finalisasi pemerintah dan fraksi diputuskan dalam pembahasan UU di Komisi III DPR RI," tandasnya.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya