Berita

Politik

Internal PAN Desak Fraksi Tolak Dana Aspirasi DPR

SELASA, 16 JUNI 2015 | 12:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Rodli Kaelani mendesak Fraksi PAN sebagai partai reformasi untuk menolak usulan dana aspirasi yang besarannya mencapai Rp 20 miliar per anggota DPR.

"PAN sebagai partai dengan ruh reformasi dan semangat akuntabilitas harusnya menolak rencana dana aspirasi Rp 20 miliar per anggota tersebut," katanya saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa (16/6).

Rodli berpandangan bahwa alokasi dana tersebut selain akan menimbulkan kerancuan dalam mekanismenya, juga pembagiannya tidak akan proporsional karena jumlah kabupaten/kota yang berbeda tiap daerah pemilihan. Selain itu menurutnya, juga akan terjadi tumpang tindih alokasi pembangunan yang sebagaimana direncanakan dalam APBN oleh pemerintah bersama DPR.


"Belum lagi potensi-potensi negatif lainnya yang sangat mungkin terjadi, semisal korupsi,digunakan sebagai alat klaim dan kampanye untuk pileg ke depan atau bahkan konsolidasi anggaran Parpol atau kandidat bagi Pilkada serentak nanti," lanjut Rodli.

Rodli mendesak Fraksi PAN di DPR untuk menolak dana tersebut dan lebih mendukung program pembangunan pemerintah melalui kementerian lewat APBN, bukan lewat jalur dana aspirasi.

"Sehingga DPP PAN melalui F-PAN di DPR dapat diarahkan agar menolak rencana ini,dan tetap mendorong dan memperjuangkan pembangunan di dapil atau daerah-daerah melalui pembahasan di APBN atau APBN-P serta meng-endorse program ditiap-tiap kementerian, agar lebih efektif, proporsional dan akuntabel mekanismenya," tandas ketua umum Sayap Muda PAN itu.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya