Berita

sutiyoso

Bagaimana Negara Mau Aman Kalau Kepala Intel Terlibat Kerusuhan

SENIN, 15 JUNI 2015 | 17:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ironi terjadi di negeri ini saat Presiden Joko Widodo menunjuk Sutiyoso sebagai calon tunggal Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Pasalnya, Sutiyoso merupakan panglima Kodam Jaya yang patut diduga bertanggung jawab atas penyerbuan TNI AD ke kantor PDIP yang menelan korban jiwa pada 26 Juli 1996. Peristiwa tersebut dikenal dengan sebutan Kudeta Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli).

Begitu bunyi pernyataan sikap Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) yang sempat membuat ricuh gedung DPR atas aksi sporadis membentangkan spanduk "Tolak Sutiyoso".


"Gimana negara mau aman, kalau dia bikin kerusahan kudatuli dan indikasi keterlibatannya dalam kasus Munir juga nyata," ujar korlap aksi tersebut, Samheru, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 15/6).

Dalam tuntutannya, Kamerad mendesak setiap anggota DPR untuk menolak Sutiyoso sebagai kepala BIN. Kamerad juga meminta anggota Dewan untuk mengembalikan nama Sutiyoso ke Presiden Jokowi untuk diganti dengan nama baru yang dianggap lebih bersi dari pelanggaran HAM.

"Kami mendesak anggota dewan konsisten melakukan pengawalan penuntasan kasus pelanggaran HAM di Republik Indonesia," tandasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya