Berita

Dunia

Seram, Koleksi Kebun Binatang Berkeliaran Akibat Banjir Bandang

SENIN, 15 JUNI 2015 | 03:36 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Penduduk wilayah Georgia, Amerika Serikat (AS) memilih untuk tetap berada dalam rumah pasca banjir bandang. Pasalnya, bajir bandang tersebut mengakibatkan lepasnya koleksi milik kebun binatang Tbilisi seperti singa, beruang, serigala dan koleksi binatang lainya.

Seperti diberitakan oleh Al-Jazira, Minggu (14/6), pihak humas kebun binatang Tbilisi mengabarkan seekor kuda nil yang lepas dari kebun binatang berada di sekitar pemukiman warga setempat. Untuk mengamankan hal tersebut sebuah pistol tranquiliser disiagakan.

Jurnalis setempat Paul Rimple mengabarkan pula sekitar setengah dari 600 mamalia yang berada di kebun binatang Tbilisi seperti ikan dan burung melarikan diri dari kandangnya ketika banjir melanda kota bagian tenggara AS tersebut.


"Peristiwa tersebut sangat nyata. Helikopter berputar untuk memperinagtkan bagi warganya untuk tetap tinggal di dalam rumah, tetapi tidak semua orang menghiraukan peringatan tersebut," ungkap Paul.

"Masih ada saja orang-orang yang melintas di jalan raya sambil menggendong bayinya, sedangkan hanya beberapa blok dari pemukiman mereka baru saja serigala ditembak di selatan kota. Tak jauh dari lokasi tersebut wilayah utara dilaporkan terdapat seekor jaguar berkeliaran," herannya.

Sebelumnya, sejak Sabtu dini hari, kota Tbilisi, ibu kota Negara Republik Georgia dilanda banjir bandang yang menyapu bersih kota tersebut. Bencana itu berawal ketika hujan lebat mengguyur seluruh kota sepanjang malam. Terlebih kondisi ini diperburuk dengan adanya badai kecil, yang mana mengakibatkan luapan air sungai menjadi tak terkendali dan memenuhi hampir seluruh kawasan ibu kota. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya