Penduduk wilayah Georgia, Amerika Serikat (AS) memilih untuk tetap berada dalam rumah pasca banjir bandang. Pasalnya, bajir bandang tersebut mengakibatkan lepasnya koleksi milik kebun binatang Tbilisi seperti singa, beruang, serigala dan koleksi binatang lainya.
Seperti diberitakan oleh Al-Jazira, Minggu (14/6), pihak humas kebun binatang Tbilisi mengabarkan seekor kuda nil yang lepas dari kebun binatang berada di sekitar pemukiman warga setempat. Untuk mengamankan hal tersebut sebuah pistol tranquiliser disiagakan.
Jurnalis setempat Paul Rimple mengabarkan pula sekitar setengah dari 600 mamalia yang berada di kebun binatang Tbilisi seperti ikan dan burung melarikan diri dari kandangnya ketika banjir melanda kota bagian tenggara AS tersebut.
"Peristiwa tersebut sangat nyata. Helikopter berputar untuk memperinagtkan bagi warganya untuk tetap tinggal di dalam rumah, tetapi tidak semua orang menghiraukan peringatan tersebut," ungkap Paul.
"Masih ada saja orang-orang yang melintas di jalan raya sambil menggendong bayinya, sedangkan hanya beberapa blok dari pemukiman mereka baru saja serigala ditembak di selatan kota. Tak jauh dari lokasi tersebut wilayah utara dilaporkan terdapat seekor jaguar berkeliaran," herannya.
Sebelumnya, sejak Sabtu dini hari, kota Tbilisi, ibu kota Negara Republik Georgia dilanda banjir bandang yang menyapu bersih kota tersebut. Bencana itu berawal ketika hujan lebat mengguyur seluruh kota sepanjang malam. Terlebih kondisi ini diperburuk dengan adanya badai kecil, yang mana mengakibatkan luapan air sungai menjadi tak terkendali dan memenuhi hampir seluruh kawasan ibu kota.
[zul]