Berita

Politik

Empat Masalah Dana Aspirasi

SELASA, 09 JUNI 2015 | 20:51 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Dana asiprasi untuk para dewan yang mencapai Rp 11,2 triliun yang tengah diupayakan DPR masuk ke RAPBN 2016 rawan menimbulkan masalah.
 
"Pertama belum ada pengaturan yang detil mengenai skema operasional pelaksanaan dan pertanggungjawabannya, kedua memunculkan benturan kewenangan dalam pelaksanaan pengelolaan APBN antara pemerintah dengan DPR," ujar peneliti Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (9/6).

Selanjutnya menurut Roy Dana Aspirasi tersebut dapat menjadi lahan korupsi bagi anggota DPR.


"Ketiga dana aspirasi ini berpotensi menjadi sarana bancakan anggaran oleh anggota DPR," jelasnya.

Menurut alaisa Roy lagi, Dana Aspirasi tersebut juga dapat menjadi alat untuk memenuhi kepentingan politisi anggota.

"Keempat sarat dengan kepentingan politis anggota sehingga berpotensi mengabaikan prinsip performance budgeting dalam pengelolaannya serta melemahkan fungsi pengawasan DPR," tambah Roy.

Oleh karena empat permasalahan tersebut IBC meminta kepada DPR untuk memberikan rincian pengaturan mengenai transparansi dan akuntabilitas dari Dana Aspirasi tersebut. Selain itu, DPR juga harus memperjelas ruang lingkup atau batasan dari segi jumlah dan anggaran serta tolak ukur kinerjanya.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya