Berita

zulkifli hasan/net

Ketua MPR: Sebaiknya Panglima TNI Digilir Sesuai Matra

SELASA, 09 JUNI 2015 | 14:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pergantian Panglima TNI adalah hak prerogatif presiden. Maka dari itu pemilihan Panglima TNI diserahkan sepenuhnya kepada presiden, apakah itu sesuai giliran matra seperti sebelumnya atau ada kebijakan lain.

Begitu ditegaskan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 9/6).

"Kita tidak bisa ikut campur. Jadi soal Panglima TNI adalah mana yang terbaik menurut presiden sesuai dengan kondisi sekarang," ujarnya.


Tetapi secara pribadi Zulkifli berpendapat ada baiknya juga Panglima TNI digilir sesuai matra agar semua memiliki peluang sama.

"Itu pendapat saya. Tapi hak tetap hak prerogatif presiden," kata ketua umum PAN itu.

Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, lanjutnya, Panglima TNI digilir sesuai matra agar semua mendapat kesempatan. Namun begitu, ia kembali menegaskan bahwa keputusan itu merupakan hak prerogatif presiden yang tidak dapat diintervensi siapapun.

"Itu kebijakan SBY. Sekarang, terserah Presiden Jokowi sesuai kondisi dan kebutuhan saat ini. Tapi, menurut saya, alangkah baiknya jika semua mendapat kesempatan," katanya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya