Berita

Hukum

KORUPSI KONDENSAT

Pemeriksaan Sri Mulyani Diharapkan Seret Pelaku Lain

SENIN, 08 JUNI 2015 | 16:02 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Pemeriksaan Sri Mulyani oleh tim Bareskrim Mabes Polri diharapkan bisa membuka misteri pelaku lain dalam korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat milik negara senilai Rp 2 triliun.

"Ya Sri Mulyani merupakan nama besar, kemungkinan akan menyeret nama-nama lain," ujar anggota Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6).

Sejauh ini Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala BP Migas Raden Priyono, Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono, serta pendiri TPPI Honggo Wendratmo.


Karena itulah Desmond berharap pemeriksaan Sri Mulyani yang kini menjabat managing director World Bank oleh kepolisian murni untuk penegakkan hukum, bukan untuk menggemparkan jagad politik.

Terkait pemeriksaan Sri Mulyani yang dilakukan tim Bareskrim di kantor Kementerian Keuangan, Desmond cukup heran namun bisa memaklumi.

"Itu yang aneh, apa alasannya, apakah dalam rangka memudahkan? Sri Mulyani bilang oh dokumen disana tidak boleh keluar, saya pikir alasan itu tepat," ujar politisi Partai Gerindra ini.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya