Berita

Siti Badriah/net

Blitz

Siti Badriah, Mau Check-In Bayar 50 Juta?

JUMAT, 05 JUNI 2015 | 09:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Manajemen yakin betul pekerjaan Sibad cuma menyanyi. Toh Sibad sendiri mengaku pernah ditawar pria hidung belang.
 
Pieter Ell, pengacara mucikari Robbi Abbas, aktif berkicau tentang siapa saja artis yang bisa diajak check-in. Setelah artis AAdan TM, Pieter menyebut artis berinisial SB. Siapa SB?

"SB ini seorang penyanyi lagi nge-hit. Pasti kalian tahu," ujar Pieter kepada wartawan, Selasa lalu. "Tarifnya Rp 50 juta untuk short time . Kalau ke luar kota, bisa lebih mahal."


Pieter juga membeberkan ciri-ciri SB. "Dia penyanyi. Dia kadang-kadang iya (main sinetron), seksi. Dia ini kerap kali minta RAuntuk dicarikan klien. Mereka kenal akrab dan sudah dua tahun ikut prostitusi online," ucap Pieter. Pertemuan dilakukan pertama kali di hotel bintang lima di daerah Thamrin.

Sama seperti AA, klien SB juga seorang pengusaha dan anggota parlemen. Banyak pengusaha juga sempat mengajak SB me­nikah. Tetapi ditolak oleh sang artis.

"Kliennya yang pengusaha juga sempat diajak nikah sirih tetapi tidak mau. Karena perbedaan agama antar keduanya," terang Pieter.

Pieter juga menginginkan polisi untuk memeriksa SB. Menurutnya pemeriksaan SB dibutuhkan untuk pengungkapan ka­sus prostitusi artis.

Dalam beberapa hari ini, SB yang bersangkutan condong ke Siti Badriah (Sibad), pedangdut kelahiran Bekasi 11 November 1991. Dia lagi nge-hit dengan lagu Berondong Tua, Bara-Bere, Terong Dicabein, dan Suamiku Kawin Lagi. Pada akhir 2013, Sibad juga dipergunjingkan lantaran beredar beberapa foto bugil mirip dia di internet. Meski membantah, pakar telematika Abimanyu menyebut foto tersebut asli bukan rekayasa atau edi­tan. Nama Sibad juga disebut-sebut oleh Robbi Abbas yang bisa dilihat di capture BBM yang beredar di internet.

Benarkah SB itu Siti Badriah? Manaje­men Sibad membantahnya. "Sibad kan pernah bilang juga, dia bilang nggak terli­bat. Kami dari manajemen juga menegas­kan nggak ada artis-artis dari kami yang terlibat itu," jawab Julius, perwakilan dari manajemen Nagaswara yang menaungi Sibad, kepada Rakyat Merdeka.

Manajemen yakin betul Sibad tidak terkait Robbi Abbas karena kegiatan me­nyanyi atau pribadi selalu terpantau.

"Dia hanya memanfaatkan kemampuan bernyanyinya. Tidak lebih. Sibad sendiri juga merasa nggak terganggu dengan hal ini, dia fokus aja bernyanyi," ucap Julius.

"(Kerugian) nggak ada. Malah tawaran makin banyak. Kita sering ke luar kota, hari ini (kemarin) aja dia lagi nyanyi di Medan. Intinya kami kenal siapa artis kami dengan baik. Sibad orangnya ng­gak neko-neko dia cuma mau menjadi penyanyi," sambungnya.

Ia memastikan pula tidak ada tawaran ngajak check-in kepada Sibad sejauh ini. "Kita itu jadi filter pertama. Pernah ada tawaran makan malam berdua, saya bil­ang bentar ya saya tanya Sibad. Padahal (tawaran) itu nggak saya tanyain ke dia," cerita Julius.

Belum lama, Sibad hanya tertawa setelah mendengar ada artis berinisial SB yang terlibat prostitusi online. "Kan di me­dia sosial ada nama SB yang harganya 55 juta dan beberapa orang sudah melihat itu. Alhamdulillah, orang-orang yang terdekat aku melihat postingannya malah mikirnya positif walaupun SB siapa lagi penyanyi kalau bukan Siti Badriah," ujar Sibad.

Dia tidak memungkiri pernah ditawar oleh pria hidung belang. "Kalau ditawar, ada beberapa orang nanya budget dan lain-lain. Sibad nggak munafik ya," selorohnya.

"Paling besar 100 juta, katanya keep silent. Alhamdulillah, orang-orang di belakang Sibad bilang, janganlah. Kalau pengen cepet kaya mah, Sibad bisa-bisa aja, tapi nggak lah," tuturnya. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya