Berita

ilustrasi

DPD: Pemerintah harus Konsisten dengan Kebijakan-kebijakan Pangan

SENIN, 01 JUNI 2015 | 20:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menjelang bulan suci Ramadhan, harga-harga komoditas pangan biasanya mulai merangkak naik dan diperkirakan akan terus terjadi saat mendekati Idul Fitri.

Menurut Ahmad Jajuli, anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah RI, salah satu upaya agar harga pangan tetap stabil adalah dengan menjaga stok ketersediaan pangan untuk masyarakat dan memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait kondisi ketersediaan bahan pangan.

"Kondisi politik juga sering berpengaruh atas kenaikan harga pangan dalam masyarakat. Oleh karena itu stabilitas politik diperlukan agar kondisi harga bahan pangan tetap terjangkau," ujar Ahmad dalam Dialog "Pangan Kita" di Bumbu Desa, Jakarta, Senin (1/6).


Dia menambahkan, kesiapan perangkat (Pemerintah) yang mengatur kebijakan pangan, salah satunya harga, merupakan salah satu solusi terpenting dalam mengatasi permasalahan pangan.

"Pemerintah harus konsisten dengan kebijakan-kebijakan mengenai pangan. Setiap kebijakan harus dilaksanakan, tidak sekedar mengeluarkan kebijakan tanpa adanya implementasi," tandas senator asal Lampung ini.

Senada dengan Ahmad Jajuli, Eni Sri Hartati, pengamat ekonomi dari INDEF, mengatakan bahwa setiap tahun, permasalahan kenaikan harga pangan selalu mewarnai menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Salah satu penyebab munculnya hal tersebut adalah karena saat ini mekanisme pasar terlalu berperan dalam memainkan harga dan stok ketersediaan pangan di masyarakat.

"Selama kebutuhan pokok diarahkan ke mekanisme pasar, dan mekanisme pasar tidak sehat, maka harga dari beras tersebut akan tidak stabil," ujar Eni.

Eni juga mengatakan bahwa pemerintah kurang konsisten dalam mengeluarkan kebijakan terkait komoditas dan harga pangan. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan terkadang belum tuntas dilakukan dan belum mampu menangani permasalahan pangan di masyarakat.

Menanggapi permasalahan tentang isu pangan tersebut, Ahmad Jajuli mengatakan bahwa dirinya bersama DPD RI akan mengawal Pemerintah sebagai lembaga negara yang benar-benar mampu berperan sebagai otoritas pemerintahan yang mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada rakyat terkait permasalahan pangan ini. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya