Berita

Politik

Jadi Korban PHP Jokowi, Mahasiswa Trisakti Ancam Gelar Reformasi Jilid II

JUMAT, 29 MEI 2015 | 16:58 WIB | LAPORAN:

Mahasiswa Trisakti kecewa dengan Presiden Joko Widodo yang belum juga memberikan respon terhadap tiga permintaan mereka saat bertemu langsung di Istana Negara, pada 18 Mei lalu.

Menurut Presiden Mahasiswa Trisakti, Muhammad Puri Andamas, tiga tuntutan yang dibacakan langsung di depan Jokowi adalah membentuk pengadilan HAM Ad Hoc untuk kasus pelanggaran kemanusiaan berat 12 Mei 1998 Trisakti, mengangkat empat mahasiswa Trisakti yang menjadi korban penembakan sebagai pahlawan reformasi dan mensejahterakan keluarga korban penembakan Trisakti yang sampai hari ini tidak dapat perhatian khsusus.

"Presiden Jokowi sangat setuju dan janji akan tanda tangani surat pernyataan tiga tuntutan itu. Jokowi bilang akan diproses sesuai administrasi kenegaraan lewat Mensesneg Pratikno. Tapi sampai hari ini belum ada, padahal janjinya seminggu sejak 18 Mei kemarin," ucap Muhammad saat konfrensi pers di Gedung Utama Kampus Trisakti, Jakarta Barat, Jumat (29/5).


Sampai hari ini, mahasiswa Trisakti sudah coba menghubungi Menseneg Pratikno namun tak juga mendapat respon. Kondisi ini diperparah dengan pernyataan Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno  yang justru kontraproduktif dengan Jokowi. Menteri Tedjo mengatakan bahwa pengadilan HAM untuk tragedi Trisakti tak perlu lagi digelar.

"Sekarang surat audeiensi sudah kami kirim ke Presiden Jokowi. Tapi kalau tidak dihiraukan, Trisakti masih ada, Trisakti masih hidup. Reformasi jilid dua akan kami digelar. Kita akan turun ke jalan untuk turunkan Jokowi," demikian Muhammad.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya