Manajemen Schalke 04 kini mulai kelabakan menangani skuadnya setelah ditinggal pergi pelatih Roberto Di Matteo Senin (25/5). The Royal Blues belum punya pelatih lagi.
Hingga detik ini belum terbesit di kepala CEOSchalke, Horst Heldt untuk melihat timnya diaÂsuh oleh pelatih baru. Bukannya tidak mau, tapi memang belum ada pelatih ternama yang mau menukangi klubnya.
"Saya telah berkali-kali berdiskusi dengan Roberto, kesimpulannya kita telah berbeda panÂdangan tentang masa depan. Sekarang saya harus berpikir cara memiliki pelatih baru. Sayangnya tidak satu pun dari mereka yang mau membantu kami menghapus tren negatif ini," ujar Heldt yang juga menjabat sebagai direktur olahraga tim.
Beruntung bagi Schalke, setelah dihajar Hamburger SV 2-0 pada Sabtu (23/5) belum ada jadwal pertandÂingan lagi. Namun Heldt tetap optimis bisa membuat timnya maju dan bersinar di musim depan. Selain sedang memburu pelatih baru timnya juga sedang mencari pemain-pemain bintang.
"Kita tak mau terus diganggu dengan keadaan ini. Kita harus lebih bersemangat menatap musim depan. Kita bisa punya pemain dan pelatih lebih baik. Yang jelas Anda tahu keadaan kami sekarang. Saya sangat tidak senang dengan capaian musim ini," jelas Heldt.
Kabar teranyar, Sami Khedira sedang dibidik Schalke. Tapi mereka harus bersaing ketat dengan Juventus yang juga berminat. Bahkan, Nyonya Tua dikabarkan bakal menemui agen dari Khedira dalam waktu dekat dengan iming-iming dana sebesar 4 Juta Euro per musim, selama tiga tahun untuk mendatang sang pemain ke Turin di awal musim depan.
Klub ini sejak awal musim sudah memasang target minimal di posisi ke empat, tapi harus puas mengakhiri musim di urutan keenam, dan hanya bakal berlaga di Liga Eropa musim depan setelah klub asal Gelsenkirchen itu dipaksa bertekuk lutut 2-0 oleh Hamburg pada laga pamungkas Bundesliga, Sabtu (23/5).
Uniknya, meskipun prestasinya pas-pasan, Schalke kerap membuat sensasi. Beberapa waktu lalu The Royal Blues mengumumkan secara resmi telah memecat dua pemainnya, Sidney Sam dan Kevin-Prince Boateng. Tapi beberapa hari keÂmudian tim yang sudah berusia 111 tahun ini meralat dengan menjelaskan dua pemainnya itu tidak dipecat. Sensasi terakhir sekarang ini CEO, Horst Heldt curhat kepada publik dengan keadaan klubnya sekarang butuh pelatih baru.
Belakangan Di Matteo baru bersuara dengan tindakÂkannya itu. Namun dia tidak membeberkan dengan jelas alasan utama dia harus angkat kaki dari The Royal Blues. "Saya sudah melakukan itu. Sekarang saya harus meninggalkan klub sebagai konsekwensi dari rencana saya," katanya di situs resmi klub, kemarin.
Dengan keputusan ini, dia yakin tim bisa memburu pemain dan pelatih lebih hebat. Keputusannya ini dianggap sudah tepat. Dia tidak menepis tudingan bahwa antara klub dengan dirinya memiliki pandanÂgan yang berbeda. "Meskipun pembicaraan dengan Horst Heldt selalu baik tapi ingin saya tegaskan, klub ingin pergi ke arah yang berbeda," beber Di Matteo.
Kondisi para pemain yang semrawut dan bebal akibat tidak menunjukkan hasil mengkilap menjadi latar belakang utama niatan Di Matteo serta kroni-kroninya untuk cabut dari klub.
"Karena reaksi di tengah musim tidak memuaskan saya tidak dapat menjamin bahwa keberadaan saya bisa membuat tim bangkit di musim depan. saya merasa sudah tidak mampu terlibat untuk Schalke 04," jelasnya. Pengakuannya ini juga sekaligus meÂluruskan kabar bahwa dia telah dipecat pihak klub.
Di Matteo tercatat hanya tujuh bulan menangani Schalke setelah dipercaya untuk menggantikan Jens Keller pada Oktober silam. Dalam tanda tangan kontrak Di Matteo bakal bekerja sampai 30 Juni 2017. ***